Tagged with Pragmatisme

Tuhan Tidak Pernah Dicintai

Suzumiya. One of the more pleasant conceptions of God. * * * Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengikuti sebuah diskusi yang diadakan di sebuah forum. Topik yang disediakan saat itu adalah tentang Al-Qiyadah, sebuah topik yang memang kurang familiar bagi saya; seseorang yang sedang berdomisili di luar Indonesia. Respon peserta-peserta diskusi sebenarnya senada dengan … Continue reading

Rencana Sejuta Tahun ke Depan

Konon, dalam hidup dan kehidupan, dibutuhkan perencanaan. Mesti jelas, setahun ke depan, lima tahun ke depan, dan seterusnya, apa yang hendak diperbuat. Setahu saya, dari milyuner berwujud tub of lard yang mata duitan, ibu rumah tangga, sampai ustadz-ustadz yang gemar berlatih vokal di mimbar masjid sembari meninabobokan para jemaat, semuanya setuju dengan sentimen ini. Apakah … Continue reading

Amandemen Sumpah

“Jalan (sepertinya) masih panjang… Makanya yang rasanya salah mesti segera diluruskan.” Ingat ‘sumpah’ saya di sini? Kayaknya itu perlu diamandemen. Oh, bukan. Bukan dibatalkan, ditarik atau dihapus. Diamandemen, diupdate supaya nggak ambigu. Kayak undang-undang 😛

In God We Trust

“Tujuan saya adalah memiliki pendirian yang kuat, yang bisa membuat saya tenang menghadapi maut.” * * * Halo, saya Geddoe. Mungkin anda sudah pernah mendengar nama saya. Atau malah lebih jauh lagi, pernah berbincang dengan saya, atau kerap membaca tulisan-tulisan saya. Boleh jadi anda tidak setuju dengan pandangan-pandangan saya — atau menganggap saya kurang ajar, … Continue reading

Keledai dan Realita Kehidupan

Pernah terganggu oleh opini orang lain? Saya nyaris selalu mengalaminya. Memang, saya bertindak sesuai dengan apa yang saya anggap benar, tapi terkadang opini orang lain yang berseberangan dengan kita, terngiang-ngiang di kepala saya. Inilah kebiasaan jelek saya, segala yang kecil dan tidak penting dipikirkan terlalu dalam. Contohnya? Yah, beberapa waktu belakangan saya kembali mempelajari kontroversi … Continue reading