Tagged with Literatur

God Bless the Internet

Kalau saya perhatikan, ada satu plot twist stereotip dalam fiksi yang mungkin sudah sedikit meluntur kedigdayaannya. Perpisahan. Padahal, mungkin, bahkan sampai dekade yang lalu, perpisahan masih merupakan force majeure dalam kelangsungan plot sebuah cerita. Perpisahan yang seperti apa? Yah misalnya, kalau dalam drama-drama platitudinal yang diproyeksikan untuk pasar remaja, perpisahan karena sang pacar tiba-tiba dijebloskan … Continue reading