Tagged with Fallacy

Surat Terbuka Untuk Dante Alighieri

Yang terhormat Bapak Dante Alighieri, Saya menulis surat ini sebagai tanggapan atas karya tulis Bapak yang berjudul “Commedia“. Di situ Bapak menggambarkan visi Bapak mengenai Neraka, Surga, serta Purgatorio; dan berkenaan dengan itu, saya hendak mengajukan sebuah masukan. Pada deskripsi Bapak tentang Neraka (“Inferno“), Bapak menuliskan bahwasanya Neraka yang terdalam (pusaran kesembilan) akan dihuni oleh … Continue reading

Wanita, Tuhan, dan Kuda

Mas Dana (yang sekarang sedang liburan) pernah bertanya-tanya; Nabi kok cuma laki-laki? Saya sendiri tidak terlalu mengikuti jalur diskusi yang berkembang sesudah beliau melontarkan pertanyaan tersebut, namun barusan ini saya menemukan sebuah tulisan di kotak masuk e-mail saya. Konon hasil tembusan dari Facebook. Isinya? Wanita, Tuhan, dan kuda.

Saya Tidak Percaya Indonesia Dulu Pernah Dijajah

Saya lihat, saudara-saudara saya pun banyak yang mengakui kalau dulu Indonesia pernah dijajah. Tiga setengah abad lamanya. Saya sih tidak mau mengakui. Hahaha, heran. Kok mau-maunya mereka semua punya nenek moyang orang dijajah? Nenek moyang saya adalah penguasa Asia Tenggara yang agung! Bukan bangsa terjajah! Indonesia tidak pernah dijajah. Berita dan testimoni yang ada, bisa … Continue reading

Built-in Self Defense Mechanism

Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Sayalah anjingnya, sayalah kafilahnya. 😛 Yup, yup, walaupun tempo hari saya sendiri yang ngedumel karena pembahasan tentang agama di blogosfer (dan di ‘rumah’ saya sendiri) sudah overdosis, kali ini saya akan tetap menulis tentang hal yang sama. Saya memang sudah kecanduan, dan tidak ada yang bisa menghalangi saya kecuali pacar saya… … Continue reading

Umat Oh Umat

UPDATED Iyaaa… Iyaaa… Saya juga tahu kok kalau kepercayaan situ dihina. Kolom agama di KTP saya juga variabelnya masih sama kok sama situ…

Sebaiknya Teori Fallacy Diajarkan di Sekolah Menengah

Ada dua hal yang sekonyong-konyong terwahyukan ke dalam pikiran saya sewaktu sedang berkonsetrasi berbengong ria dua hari yang lalu. Pertama, bahwasanya blogosfer yang nggak sempurna ini ternyata juga dihuni oleh penduduk-penduduk yang nggak sempurna. Buktinya banyak kesemprulan dan kesompretan yang masih dapat dijumpai dalam debat-debat dan diskusi-diskusi yang ada. Saking semprul dan sompretnya, kita (ya, … Continue reading

Kode Etik

Sampurasun… 🙂 Beberapa hari belakangan, sewaktu saya tengah khusyuk bergentayangan di sekitar information superhighway, perhatian saya sempat tertuju ke sejumlah tulisan-tulisan yang menurut saya sedikit lucu, norak, serta terlihat agak panik, walau masih manusiawi juga. Jadinya, ya, saya menyempatkan diri untuk menghentikan kegiatan saya waktu itu (yaitu mencari retakan-retakan software haram serta komik-komik mesum) dan … Continue reading

One Man Revolution (pt. 2)

Dakwah gelombang kedua… Tiga tetes banner — silakan dipajang kalau berminat, atau dibiarkan kalau tidak berminat. Toh keputusannya ada di tangan anda Tapi kalau anda mau memajangnya, ya, saya lebih senang, apalagi semuanya. Bukan apa-apa, berarti ‘kan kemungkinan besar anda mempunyai pandangan yang sama dengan saya. Long story short, lo and behold…

Saran-saran yang Menyebalkan

“Bukan begitu, anda tidak mengerti persoalannya…” Ini masalah diskusi, baik di dunia nyata maupun maya. Ada kalanya, ketika seseorang meminta masukan tentang dilema yang dihadapi, seseorang akan menawarkan apa yang saya sebut sebagai saran yang menyebalkan. Kenapa ‘menyebalkan’? Karena tidak menyelesaikan masalah. Nyampah.