Tagged with Atheisme

“Don’t Drag Me Down”…?

Kita lupakan sejenak perkara hegemoni intelektual MUI. Lupakan dulu egoisme kalangan mayoritas yang memaksakan interpretasi versi mereka (atas teks yang memang bukannya tidak ambigu) pada kaum minoritas, sebuah tirani yang bisa jadi lebih berlandaskan tendensi konservativisme-autoritarian ketimbang pemahaman yang didedikasikan untuk mencari titik temu. Selain membuktikan kelemahan kadar sekularisme yang sedang diterapkan, memang insiden ini … Continue reading

Tuhan Tidak Pernah Dicintai

Suzumiya. One of the more pleasant conceptions of God. * * * Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengikuti sebuah diskusi yang diadakan di sebuah forum. Topik yang disediakan saat itu adalah tentang Al-Qiyadah, sebuah topik yang memang kurang familiar bagi saya; seseorang yang sedang berdomisili di luar Indonesia. Respon peserta-peserta diskusi sebenarnya senada dengan … Continue reading

Built-in Self Defense Mechanism

Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Sayalah anjingnya, sayalah kafilahnya. 😛 Yup, yup, walaupun tempo hari saya sendiri yang ngedumel karena pembahasan tentang agama di blogosfer (dan di ‘rumah’ saya sendiri) sudah overdosis, kali ini saya akan tetap menulis tentang hal yang sama. Saya memang sudah kecanduan, dan tidak ada yang bisa menghalangi saya kecuali pacar saya… … Continue reading

Ketika Sebuah Zaman Didiskreditkan, pt. 2

Ada suatu sentilan menarik yang dituliskan oleh Richard Dawkins di bukunya The God Delusion— Ia menyatakan bahwa skriptur-skriptur suci, apakah itu Alkitab atau Al-Qur’an (atau Book of Mormon) adalah referensi ajaran moral yang sudah kadaluwarsa. Sentimen itu sebenarnya bukan sesuatu yang baru, sebab sudah sejak lama kandungan moral dari skriptur-skriptur itu dipertanyakan. Saya sendiri (seskeptis-skeptisnya … Continue reading

Surga dan Kepekaan Sosial

“Nah, katakanlah anda sudah mencapai surga, berikut 70,000 bidadari semok yang legendaris itu. Lalu?” Saya mempunyai satu pertanyaan besar; Surga akan dihuni oleh orang-orang yang tidak peka. Orang-orang tidak peka tidak pantas masuk di surga. Jadi? Paradoks 😕

Operation Deicide?

Saudara-saudara, Kita akan membicarakan tentang kemungkinan perlunya membunuh Tuhan. Ya, membunuh Tuhan yang Maha Esa itu. “Boys! Defeat God, then we’ll dine in paradise!” * * * Voltaire pernah berkata, bahwa kalaupun Tuhan itu seandainya tidak ada, maka mesti segera diciptakan. Sebab Tuhan itu, menurut Voltaire, mutlak diperlukan oleh manusia dan segala isi dunia. Namun … Continue reading

Lotere Berhadiah Surga

Sepanjang hidup saya, sejauh apa yang saya pahami, saya rasa di dunia ini — dari kolong jembatan di Jakarta sampai kebun-kebun di Amerika Selatan, dari perapian-perapian di musim dingin yang menusuk di Eropa Utara sampai kuil-kuil antik di negeri Sakura, manusia saling mengajarkan bahwa surga adalah hadiah lotere. “Dalam pemikiran saya, seseorang seharusnya menerima sesuai … Continue reading

Killing in the Name

Saya tidak terlalu ingat detil bagaimana caranya saya sampai ke link ini, yang pasti lumayan membuat berpikir. * * * Texas, 2003 — Deanna Laney (39) mengendap keluar kamar tidur pada pukul 23:30 di malam hari, kemudian menghabisi nyawa anak-anaknya. Joshua (8) dan Luke (6) tewas setelah dipukuli dengan bongkah-bongkah batu; sedang Aaron (1!) berhasil … Continue reading

Neraka : Sekadar Renungan

Nah, mari merenung sedikit. Mari mendengarkan ocehan ulama tentang neraka. … Oh, bukan, ulama di sini adalah ulama secara bahasa. Maksudnya orang yang berilmu. Bukan sekadar orang yang berjanggut indah, dan… Yah, tahu sendirilah. “At times, the thought of a brotherly love overcoming the omnibenevolent love is too paradoxical.” Dan yang namanya belajar, anda juga … Continue reading