Filed under Blogging

Ironi

Mereka arogan. Kita tidak. ∴ Jadi, kita lebih baik dari mereka!

Netiquette

The Web 2.0 Effect: Siapa saja bisa berkeliaran di Internet, masing-masing dengan corak komunikasinya sendiri. Termasuk yang cara bertuturnya tidak selalu bisa diterjemahkan dengan jelas, ambigu. Membingungkan. Apa orang ini sedang marah? Atau bingung? Atau sedang bercanda? Bah.

Cruijffisms

“I hate quotations.” — Ralph Waldo Emerson, walau ini tidak dalam konteks Karena suatu alasan, saya tidak pernah menggemari program-program yang dimaksudkan untuk memotivasi atau memicu self-improvement. Saya berkeyakinan bahwa saran yang baik, logis, dan membumi itu adalah saran yang tidak bisa memotivasi, sebab sangat mendasar. Umpamanya; rajin menabung, belajar dan bekerja yang tekun, disiplin … Continue reading

Sebab Rating Selalu Berat di Angka 1 dan 5

Jadi begini, beberapa waktu lalu ada sahabat yang memprotes Fesbuk di depan saya (padahal tidak bakal ada efeknya), lantaran jejaring sosial yang disebut tidak memiliki fitur dislike. Pasalnya Fesbuk sudah menyediakan fitur untuk menyukai postingan yang dibikin penggunanya. Menurut yang bersangkutan, tentu untuk membenci juga mesti ada, atas nama simetri. Oh tidak bisa. Memang ini … Continue reading

Top Ten: Pulang Kampung Edisi 2009

10. Warung lontong WC sudah bermetamorfosis menjadi tempat siskamling. 9. Listrik. PLN. Tapi di sini sudah bertahun-tahun, jadi tidak demam panggung seperti orang ibukota. 8. Motor rusak. 7. Komputer juga rusak. Installer XP tertinggal di asrama. Saya bawa ke tempat servis dan hasilnya kurang baik. 6. Ada sinetron “Antasari” di Metro. Saya tidak mengerti politik … Continue reading

Plin Plan

Saya ini boleh dikatakan sedikit nihilis. Nilai-nilai itu buat saya hasil campur aduk sup peradaban, di mana semua orang adalah koki. Ini berlaku buat ide-ide atau karya-karya, termasuk di dalamnya seni, gagasan, karisma, dan banyak lagi. Saya tidak percaya meritokrasi; tidak ada itu yang namanya test of time. Itu ‘kan mitos saja. Saya percaya pada … Continue reading

Mengapa Memberi Link ke Wikipedia?

Cara menulis saya seringkali dikritik karena terlampau sering memberi link ke Wikipedia. Memang seringkali dalam menulis, beberapa jargon atau informasi lainnya perlu “dijelaskan”, beberapa punya signifikansi dan/atau obskuritas yang cukup tinggi untuk diberikan suatu link menuju informasi lebih lanjut. Ah, Anda pasti sudah familiar. Contohnya ya seperti ini: Kemarin saya dan istri menikmati hidangan boeuf … Continue reading