Bedanya Mimpi dan Mood

Bedanya adalah, pada kasus mimpi; apabila saya menyadari kalau saya memang sedang bermimpi, saya bisa langsung bangun. Saya tahu bahwa waktu itu semuanya itu ilusi saja, lalu kembali ke dunia nyata.

Kalau mood ini lebih brengsek. Saya sering terobsesi secara sementara pada suatu subyek yang seringkali tak terlalu penting. Padahal saya tahu betul kalau sifatnya temporal — dua-tiga hari juga lenyap. Tapi sayang mengusirnya tak segampang mengusir mimpi. Terus saja mengganggu pikiran.

17 thoughts on “Bedanya Mimpi dan Mood

  1. Ini…. mood yang bikin status “gugurkan saja!” itu?:mrgreen:

    Ya sudahlah… resiko memiliki kondom bocor mood memang begitu (cam barang saja ini mood):D

    Mood saya juga sedang berantakan ini… hostingan kimak!

  2. Ah, mood itu juga bakal hilang sendiri kok.
    Biarkan saja dulu dia bermain-main di pikiran, ndak usah merepotkan diri untuk mengusirnya. Kalau sudah bosan, toh dia akan pergi juga.:mrgreen:

  3. @ ademaulana

    Waalaikumsalam. BTW Anda ‘kan sudah promosi di entri saya sebelumnya?😕

    @ ulan

    Saya selalu moody, Mbak.

    @ Disc-Co

    Eh, ini ga mesti prokrastinasi lho.😛

    @ Buya Alex©

    Mari bersulang!😀

    Katanya sih recreational drug bisa membantu.:mrgreen:

    @ jensen99

    Banyak. Ga ada yang masalah besar sih, tapi ya namanya juga mood.

    @ Irene

    Luar biasa!😯

    *save*

    @ grace

    Iya tuh. Ada resep menghindarinya ga?

    @ Haris Suryanegara

    Betul! Saya pernah membahas itu di [sini]. Sayang ada kelemahannya, yaitu selama “membiarkan” itu, saya jadi tidak produktif.🙂

  4. Mimpi atau mood ? Kalo aku biasanya tak campur-adukkan he.. he. he.. trus jadi sebuah istilah baru : imaginasi…

    abis itu tinggal dituang ke kertas (biasanya jadi puisi), atau ke PC (biasanya jadi design)…

    he.. he..

  5. Mimpi and mood?

    Parahnya, ada kalanya mood di satu hari imbas dari mimpi malemnya.

    Kemaren Saya bad mood seharian cuma gara-gara mimpi. padahal bisa di bilang mimpinya lumayan menyenangkan. Aneh:mrgreen:

    Cah. kebiasaan buruk….
    Malah komen curhat😛

  6. Genius people are moody.😛

    Memiliki kesenangan terhadap hal yang bervariasi itu menarik, tanda bahwa otak kita bekerja dengan keras.

    Kalau aku, pemecahannya adalah ditulis. Karena itulah blogku lebih banyak posting dan lebih sering tebar komen kalau lagi kerja keras, membuang ekses otak yang ngaco dan nggak sesuai dengan pekerjaan sekarang.

    Tapi orang beda2 cara ngatasinnya. Yang jelas rasa penasaran itu harus dituntaskan.

Comments are closed.