Death or Glory

The ClashDeath or Glory.

*melamun*

22 thoughts on “Death or Glory

  1. …masih ga paham. Di mana seksinya? Bukannya tipikal bassline punk ya? Yang agak menonjol buat saya adalah permainan nada tinggi dan variasi di sekitar 3:00.

    *ga mudeng punk*

    John Entwistle pwned.๐Ÿ˜Ž

    *kabur*

  2. @ lambrtz

    tipikal bassline punk

    Ya ga lah, itu bassline ska/reggae, makanya The Clash sering dibilang cuma punk di attitude dan lirik. Musiknya malah ska/reggae abis.๐Ÿ˜†

    “Simonon’s contrapuntal reggae-influenced lines set him apart from the bulk of other punk rock bassists of the era in terms of complexity and the role of the bass guitar within the band” (AllMusic)๐Ÿ˜‰

    Beda lah sama Sid Vicious.:mrgreen:

    John Entwistle pwned. 8)

    Saya suka Entwistle, tapi kurang suka sama bunyi yang sering dia pakai (e.g. “The Real Me”).๐Ÿ˜• Dia memang katanya suka eksperimen dengan bass-bassnya sih. Lebih suka efek yang biasa seperti di “Getting in Tune”.

    Bukannya ga suka bass bunyi nyeleneh, cuma ga pas aja kalo di tangan dia. *lirik Kliff Burton*

  3. @ lambrtz

    Yang amplinya dimatiin kalo main live.:mrgreen:

    @ Amed

    Kok pake mulu? Saya udah lama ga denger punk soale. Belakangan yang ada di playlist ya sebangsa Radiohead, Pink Floyd, atau Rolling Stones.๐Ÿ˜›

  4. @ K. baja hitam

    Hohoho!๐Ÿ˜€

    @ jensen99

    Ah, kalau The Clash, memang sebaiknya mulai dari London Calling.๐Ÿ™‚

    @ Disc-Co

    Betul, Matt Freeman agak-agak mirip dengan Simonon permainannya (counterpoint, dsb.); tapi kalau Mike Dirnt saya ga begitu memperhatikan, rasanya biasa-biasa saja tuh?๐Ÿ˜•

  5. hm..rupa -rupanya kau berbahaya, seperti ular..seperti ular…
    saya mah lagi seneng lagu Ular berbisa -nya hello:mrgreen:

    *dibacok*

Comments are closed.