Surat Terbuka Untuk Dante Alighieri

Yang terhormat Bapak Dante Alighieri,

Saya menulis surat ini sebagai tanggapan atas karya tulis Bapak yang berjudul “Commedia“. Di situ Bapak menggambarkan visi Bapak mengenai Neraka, Surga, serta Purgatorio; dan berkenaan dengan itu, saya hendak mengajukan sebuah masukan.

Pada deskripsi Bapak tentang Neraka (“Inferno“), Bapak menuliskan bahwasanya Neraka yang terdalam (pusaran kesembilan) akan dihuni oleh makhluk-makhluk yang melakukan dosa-dosa sebagai berikut;

  1. Mengkhianati keluarga.
  2. Mengkhianati entitas politik.
  3. Mengkhianati tamu.
  4. Mengkhianati Kristus.
  5. Satan’el.

Maka dengan ini saya mengajukan satu macam pendosa lagi untuk dimasukkan kepada pusaran kesembilan tersebut: yaitu pengguna internet yang mengunjungi sebuah blog gratis WordPress, menemukan tulisan yang tidak disukainya, lalu berkata; “selamat anda telah meraih traffic!!!” [sic].

Sebab menurut pemikiran saya, orang semacam ini memang merupakan benalu bagi umat manusia, investasi sperma yang terbuang sia-sia, dan pemborosan populasi; sehingga patut menerima azab seperti demikian. Selain mengalihkan pembicaraan dari wacana yang ada serta melakukan kesesatan “pergeseran subyek dan motif“, pelaku juga seringkali tidak menyadari bahwa layanan blog gratis dari WordPress tidak menyediakan fitur-fitur yang memungkinkan klien mereka mendapatkan profit dari blog yang dipergunakan.

Adapun apabila Bapak bertanya-tanya, pelaku yang melakukan aksi demikian pada blog-blog yang memang menggunakan layanan sebangsa AdSense hanya akan dimasukkan ke pusaran ketujuh atau kedelapan β€” keputusan akhir saya serahkan kepada Bapak.

Atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih.

Kopral (purn.) Geddoe
Rakyat jelata

35 thoughts on “Surat Terbuka Untuk Dante Alighieri

  1. Hahahaha…Mungkin perlu dipasang disclaimer sekalian bahwa orang itu ngeblog bukan untuk meraih traffic, tetapi untuk mengguncang dunia, untuk menghasilkan tulisan yang akan menjadi specter di seantero Eropa!! Hehehe…

  2. LOL… Funniest thing I’ve read in weeks.

    Btw, sedikit oot nih. Ga tertarik bikin entry tentang Gaza Ged?? Lagi rame lo, yah setidaknya bisa naekin traffic dikit ya ga bro??

  3. @ lambrtz

    Iya tuh. Nyebelin, Masbro.

    @ gentole

    Mana ada troll yang baca disclaimer?πŸ˜€

    @ Ary

    Saya ga ngerti soal Gaza, Masbro.πŸ˜• Ga mau sotoy, hehehe.πŸ˜›

  4. Ya begitulah komentar orang2 jahil yang membacot tanpa ilmu. Dikiranya semua blogger itu adsenser yang mengejar trafficπŸ˜›

    Tapi bukankah traffic juga menyenangkan? Ada perasaan bahwa tulisan dibaca oleh sekian ribu orang… Dan mungkin sekian persennya akan tercerahkan, tersesatkan atau sekedar jadi tambah nafsu makan karena tulisan anda.

  5. pelaku juga seringkali tidak menyadari bahwa layanan blog gratis dari WordPress tidak menyediakan fitur-fitur yang memungkinkan klien mereka mendapatkan profit dari blog yang dipergunakan.

    Untuk lebih adilnya, profit (keuntungan) tidak selalu harus bersifat finansial. Banyak blogger seperti saya, misalnya, yang mendapat kepuasan (juga penderitaan) psikologis tersendiri dari naik-turunnya statistik pengunjung harian atau jumlah komentar yang masuk.πŸ™„

  6. @ gentole

    Betul.πŸ˜€ Tapi yang satu ini saya betul-betul tak paham. Mungkin besok saya coba tulis satu entri, deh.

    @ imcw

    Saya dulu juga begitu.πŸ™‚

    @ Guh

    Soalnya itu ‘kan menyenangkan. Segala gejolak yang ada di hati bisa diredam; “Ah, itu cuma orang jahat yang mencari uang”. Jadi tidak perlu memikirkan ulang kejahilannya.πŸ˜›

    Traffic memang menyenangkan, tapi ya rasanya saya tak ingin sampai menulis demi traffic. Yang ada paling setelah menulis, diusahakan supaya didengar lebih banyak orang dengan trekbek dan sebagainya.

    @ Catshade

    Seperti yang saya sebut ke Masbro Guh.πŸ™‚

  7. Selamat anda telah meraih traffik!!!

    *tiup terompet… nyalakan kembang api…*
    *digoreng*

    Jadi ingat teman yang bilang, “Trafik mulai menurun saatnya bikin entry baru” Wekekekekeke…….

  8. “Selamat, anda telah memasang saldo”

    *sambil lirik sidebar di kanan bawah blog ini*

    Kira-kira orang yang mengucapkan “kalimat syahadat sakti” itu sudah melakukan 7 dosa maut yang mana ya ?πŸ˜‰

    Saya yakin, pasti Lust. Pokoknya LUST.

  9. wuidih… La Divina Commedia, disuruh baca aja gw udah mau muntah, kaga ngarti.. baca chapter awalnya aja udah megap2 mencari terjemahan bahasa Italia ‘vulgar’…

    hahaha… tulisan menarik di akhir tahun!

    *prib on blogekspansi*

  10. Aeh, ged, itu kan cuma: “sirik tanda tak mampu”. Sejauh ini saya belum pernah ingat kalimat “selamat […] traffic” itu diucapkan oleh blogger yg… apa istilahnya ya? Yg sperti kita2 disini-lah.:mrgreen:

    @ frozen

    memang apa yang diperoleh dari BoTD?

    Semacam… pengakuan tingkat nasional bahwa URL anda layak diklik, mungkin?πŸ˜•

  11. pvk!m*ak kali memang komen begitu, Ged. Tak ada untung apapun awak kalo bikin tulisan yang dituding “ngejar trefik” itu. Pantas ditendang ke neraka itu memang:mrgreen:

  12. Haha..! Sepertinya quote itu sudah mulai mewabah di mana-mana dan menjadi trademark.πŸ˜›
    Saya justru tertarik dengan jawaban sang empunya blog di mana komentar tersebut pertama kali diluncurkan.πŸ˜‰

  13. @ dnial

    *sepak*β„’

    @ sitijenang

    Sekarang sudah tak ada lagi?

    @ goldfriend

    Itu dosa maut kedelapan.:mrgreen:

    @ danalingga

    Lha?πŸ˜†

    @ Ary

    Bener.πŸ™‚

    @ frozen

    Amin, amin.

    @ Prib

    Kalau membaca tulisan-tulisan kuno memang begitu, ‘kan?:mrgreen:

    @ jensen99

    Juga: sirik tanda tak tahu.:mrgreen:

    @ Irene

    Kita tunggu jawaban dari Signor Alighieri.πŸ˜›

    @ alexΒ©

    Itulah. Saya pun bingung. Kalau mau cari trefik pun, yang laris itu ya jualan MP3, bokep, atau semacamnya.😐

    @ itikkecil

    Coba tanyakan pada Signor Alighieri.

    @ omiyan

    SILAKAN SILAKAN

    @ Haris Suryanegara

    Kayaknya Mas Fertob esmosi juga dibuatnya.:mrgreen:

    *lirik Mas Fertob*

    @ Fritzter

    Why is practicing ad hominem not recognized as freedom of expression?

    It is.

    Just because it is universally lambasted it doesn’t mean its practice is forbidden. That, Ser, is called social contract. Unwritten law.:mrgreen:

  14. ^
    Freedom of anything equals consequences.
    (when exercised in ways condemned by majority votesπŸ˜‰ )
    When you sell guns, you best be prepared to get shot at.

  15. dapat trafik = kebanggaan pennulis blog + uang bagi pemilik layanan wp alias si mad. WordPress.com pun ternyata beradsense….

  16. Pingback: Blog Tak Berkasta « The TintaMerah

Comments are closed.