Arguments from Harun Yahya Fanboys

27 thoughts on “Arguments from Harun Yahya Fanboys

  1. Hai Geddoe jahanam… tahukah bahwa yang anda lakukan sekarang ini adalah ad hominem? Fallacy! Sekarang sudah jelas kalau kaum evolusionis ateis kafir tidak lagi mampu mendebat kebenaran agung penciptaan manusia, sehingga harus menggunakan cara-cara kotor dilaknat untuk mencemarkan nama baik Harun Yahya.

    Lagipula, anda itu siapa sih? Cuma mahasiswa, belum lulus pula?! Kalau ilmu, akhlak, dan amal anda belum sampai setitik daripada apa yang dipunyai Harun Yahya, lebih baik diam daripada melontarkan omong kosong! Tong kosong memang nyaring bunyinya!

  2. @ Atas saya

    Komentar yang menarik, sangat jelas memperlihatkan kapasitas otak anda yang cetek itu.๐Ÿ˜†

    *BAKARRRR!!! BAKARRR!!!*

  3. Welcome to our trip covering Islam-themed discussion areas in blogosphere. Shown above is the map for the entire journey.

    LEGEND:

    BLUE = wishful thinking
    RED = bandwagon fallacy
    YELLOW = strawman fallacy
    GREEN = ad verecundiam

    Please keep this pocket-map with you. We’re now departing for the first place in schedule: Harun Yahya Fandom Land.

    *gjess-gjess*

    *too-wheeeet…*

    —————————————–
    Current Destination: Harun Yahya Fandom Land
    Next Destination: City of St. Bomber Trio

  4. @ om4gus

    Ya? Maksudnya?๐Ÿ™‚

    @ Amed

    Lebih kurang. Maaf, kalap.๐Ÿ˜€

    @ gentole

    Memang begitu sepertinya. Coba tanya Mas Sora; dia lebih tekun “bertempur” melawan para troll.๐Ÿ˜›

    @ Disc-Co

    You swing that way?๐Ÿ˜€ Ah, finally we disagree at some point?๐Ÿ˜€

    @ Catshade
    ๐Ÿ˜†

    Anda bisa menangkap spirit fundamentalisme dengan sempurna! Ada bakat menjadi mata-mata!

    @ Fritzter

    Tidak, hanya grafik a la GraphJam.com. Kadang saya membuat yang seperti ini.

    @ sora9n

    Amen brother!๐Ÿ˜ˆ

    @ Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu

    Memang kadang menggemaskan.๐Ÿ™‚

  5. ………………….๐Ÿ˜

    Saya jadi semakin ragu dengan dunia ini. Apa sekarang mereka lebih percaya sama teori-tanpa-dasar daripada teori-yang-sudah-terbukti?

    @ sora9n
    Geez, I I run out of ticket.

    Well, have a nice trip.๐Ÿ˜†

  6. @ sitijenang

    Wah, makasih.๐Ÿ˜€

    *baca*

    @ frozen

    Apanya, Bung?๐Ÿ˜•๐Ÿ˜›

    @ p4ndu_454kuraยฎ

    Kalau mau ad hominem, maka akan mirip seperti prediksi Mbah Dobzhansky: ini ego dibungkus dengan religiusitas.๐Ÿ˜€ Sebab, sekali lagi, konsep Tuhan sebenarnya tidak tersakiti, hanya ego manusia.

  7. lho, masih pada kesel sama harun yahya tah?
    udah biarin aja lah..kesian orang tua…
    kok jadi berasa seperti komentar-komentar ttg Pak harto waktu beliau meninggal:mrgreen:

  8. Gak ada matinya HY ini. Mana umatnya banyak lagi…

    …Cuma mahasiswa, belum lulus pula?!

    ~Catshade
    ๐Ÿ˜†
    *Tidak bisa menahan tertawa*
    *apa kabar kuliahnya geddoe?*:mrgreen:

    [/OOT]

  9. Lagian kamu ini kuliah apa sih? Sok tahu benar kamu. Tidak usah ikut campur urusan orang dewasa, deh. San pergi, syuh-syuh.
    *digetok*

    Well, it’s a wonderful world eh?๐Ÿ™„

  10. Nggak ngerti, kenapa cara pikir anda seperti ini. Boleh tidak saya lihat bukti apa yang anda bisa tunjukkan, sebuah link atau apalah agar saya ngerti pikiran anda?

    …hanya nggak ngerti. Saya baca buku-buku harun yahya dan, yah, memang bagus kecuali teori-teori barunya tentang evolusi sebagai dasar fasisme atau yang lainnya. Selain itu bagus.

Comments are closed.