The Folks from Yesterday!

No, seriously. Why “the folks from yesterday”? Yeah, yeah, it’s no walk in the park to do this thing, but come now… Google, what the fuck?

[source]
[original]

31 thoughts on “The Folks from Yesterday!

  1. Saya kok malah lebih fokus ke kalimat pertama si penjual ya:

    “Wah, nggak ada dek.”

    jadi

    “I think there is a deck.”
    ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

  2. @ gentole

    Saya juga bingung.๐Ÿ™‚

    @ Amed

    Itulah. Jadi males pake yang beginian.๐Ÿ˜ฆ

    @ Disc-Co

    Ya iyalah, ente ‘kan mahasiswa ber-IP 3.x.๐Ÿ˜†

    @ Catshade

    Itu juga crashingly wrong, ya.๐Ÿ˜†

    @ dana

    Bukan proyek, ah.๐Ÿ™‚

    @ Lee Shan-in

    Mbuh indeed.

    @ dnial

    Yang pasti kocak.:mrgreen:

  3. Mungkin oom gugel gak nemuin terjemahan “Bilang” ke Bahasa Inggris,
    akhirnya si oom cari kata paling mirip sama “Bilang” yang mungkin (lagi) “Orang”.

    Jadilah, “Orang” = “The folks”:mrgreen:

    *debug nebak-nebak*

    .
    .

    Oh iya, sudah di-suggest better translation om gugelnya?

  4. Eh,,,,,
    lO itO3 YaCH,,,, aDa orANg BerUcyAha hAruS DIHARGAIIIIIIIII!!!!!!!!
    EmG Lo BS pA bIkiN kY gT????????

    *ditimpuk burger*

    BTW kok terjemahannya ke Inggris jadi kaya Singlish gitu ya?๐Ÿ˜•

    “Do not becanda doong! I’m not want to Makassar!”
    “Mahal is! Two thousand, two yes?”
    “How many people need to make bikinnya yes?”

    Dan contoh di atas malah kaya Janglish (Javanese English).

    “Lha this?”๐Ÿ˜†

  5. sepertinya memang belum ada alat penterjemah yang bisa dipercaya…
    dan saya jadi teringat salah seorang rekan kerja yang cukup tolol untuk memakai transtool sebagai alat untuk menterjemahkan laporan resminya ke bahasa enggris….๐Ÿ™„

  6. masih kesal sama G๐Ÿ˜›

    Tapi, asik juga ya punya banyak waktu luang dan ngerti Internet. Jadi, walupun cuma sebuah kutipan, udah bisa jadi satu entry.

  7. @ Ries

    “Bilang” -> “Orang”? Ga tau juga, ya, mungkin.๐Ÿ™‚

    Ga saya apa-apain tuh.

    @ lambrtz

    Ya mungkin karena bahasa gaul, jadi ancur begitu.:mrgreen:

    @ itikkecil

    Omaigat, jadinya gimana?๐Ÿ˜ฏ

    @ Nazieb

    Betul itu. Minimal Google bisa sedikit-sedikit.

    @ Snowie

    Hahaha, ternyata memang getting personal.๐Ÿ˜› Jangan kelewat serius, dong, Mbak. Itu ‘kan cuma masalah agama.:mrgreen:

    @ Nenda Fadhilah

    Ya ini juga bahasanya ga baku. Makin susahlah.

  8. itu yang mendevelop google translatornya kayanya orang indonesia yang les bahasa inggrisnya baru beginner trus di DO.

    Penjual minuman = seller drink.

    lol

    pantes temen2 bule gue yang suka pengen translate posting bhs indo gw ke inggris sama sekali gak ngerti hasil translationnya.. hahahha

  9. & bagaimana bisa “tadi” -> “yesterday”? ๐Ÿ˜†

    Disini, temanku yang kerja trima terjemahan sampai harus pasang banner “tidak menggunakan Transtool” di depan kios fotokopinya, supaya gak dianggap sama dengan kios2 saingan yang pake Transtool. Herannya, calon pelanggan malah rata2 gak percaya kalo penterjemahan bisa dilakukan tanpa Transtool.๐Ÿ‘ฟ

  10. Juga mengingatkan pada teman saya dulu yang memercayakan Google Transtool untuk menerjemahkan artikel bahasa Inggris ke bahasa Indonesia sebagai tugas makalah… tanpa dicek lagi.๐Ÿ˜€

    Tadinya saya kira “Nguping Jakarta”nya juga kena translate…๐Ÿ˜›

  11. @ nonadita

    Selain saya siapa lagi?

    @ rimafauzi

    Ya gimana mau ngerti, seller drink gitu lho.๐Ÿ˜›

    @ jensen99

    Meh, itu pasti menyebalkan. Klien yang gaptek!

    @ Mihael Ellinsworth

    He? Apa itu?

    @ Xaliber von Reginhild

    Wah, berbahaya juga itu. Saya coba pakai untuk artikel [ini]:

    Yang tak tertahankan Spitefulness dari makhluk

    Saya bawa bahwa sikap yang aman untuk menganggap bahwa kita semua membayar bibir layanan terhadap konsep dunia yang baca dari abu-abu. Apa itu berarti adalah, secara alami, ia adalah kenaifan untuk mengadili sesuatu sebagai hitam dan putih. Ia kini dianggap sebagai, saya percaya, SD hikmat. Tetapi untuk benar-benar menempatkan prinsip adalah untuk praktek di kali agak mendung. Karena akibatnya ini berarti baik orang yang degenerates mungkin.

    Dan sesungguhnya. Saya tahu banyak orang yang layak hanya yang; backwardly rela, xenophobically berseteru ke luar adat dan agama, agresif homophobic, sovinistis ke tulang, suka Al tanggal rethorics sendiri asuhan’s keagungan, suka memecahbelah retelling lelucon yang paling buruk stereotip, dan bahkan tidak sedikit malu.

    OMG.

    elementary wisdom = SD hikmat
    at times rather gloomy = di kali agak mendung

    *gubraks*

  12. @ Xaliber von Reginhild

    ”๐Ÿ˜ฏ ” indeed.

    Saya ga tau. Coba tanya yang pernah berbuat begitu (i.e. mengirimkan hasil terjemahan mentah ke guru).

  13. Duh, semestinya waktu itu saya tanya sang guru…๐Ÿ˜€

    “praktek di kali agak mendung” juga terdengar semacam bisnis ikan yang tak kunjung berhasil.๐Ÿ˜›

    Btw saya iseng mencobanya pada halaman ini, tampaknya komen yang bebas-translasi cuma punya Shan-in. ^^;

    *ditimpuk*

  14. lucu kok tapi, bikin makna baru yang sebenarnya masih nyambung2 (dikit) sama jokenya.๐Ÿ˜†

    omong2 gw juga ngejanya Mizon, kok. Bukan Maizon yang sok keinggris-inggrisan di iklan itu.๐Ÿ˜€

  15. Pingback: The Folks from Yesterday! « Catatan Gentole

Comments are closed.