The Hindu Times

Jadi ceritanya, versi demo dari The Hindu Times-nya Oasis ternyata jauh berbeda dengan versi populernya.😕 Saya bukan pengamat Oasis, jadi baru tahu belakangan.

.

.

.

Versi studio

I get up when I’m down
I can’t swim but my soul won’t drown
I do believe I’ve got flare
I’ve got speed and I walk on air

‘Cause God give me a soul
In your rock-n-roll babe
And I get so high I just can’t feel it
In and out my brain, running through my veins
You’re my sunshine, you’re my rain

Theres a light that shines on
Shines on me and it keeps me warm
It gave me peace, I must say
I cant sleep ’cause the world won’t wait

.

.

.

Versi demo

You fall in, you fall down
There’s no love in this shotgun town
What you believe is not there
When you leave the world won’t care

The ghost that eats your soul
It leaves me cold, babe
‘Cause you get so high, you just don’t feel it
In and out your brain, running through your veins
You got no sunshine, you got rain

.

.

.

Kok jadi betul-betul berbeda, ya? Lebih pelan dan berat. Liriknya juga begitu; versi studio terkesan megalomaniak, sedangkan versi demo depresif dan morbid. Ada yang lebih unik lagi, di mana kalau versi studio dinyanyikan oleh sang vokalis Liam Gallagher, versi demo justru dibawakan oleh kakaknya, Big Boss Oasis Noel Gallagher.

Saya lebih suka versi demonya, sayang tidak masuk album maupun single (walau akhirnya gol jadi omake di versi DVD).😦

12 thoughts on “The Hindu Times

  1. Tadi waktu awal2 lagu saya pikir jadi industrial😛
    BTW itu tagnya kok psychedelic ya?
    Bukannya psychedelic itu semacam The Doors dkk?
    (Masih bingung dengan arti Psychedelic Rock)

  2. Saya punya kelemahan, cenderung lebih suka pada versi lagu yang pertama kali saya dengar (meski itu remix/cover dari yang asli sekalipun). Jadi menurut saya yang lebih bagus ya versi studionya😛

    Btw, sudah denger album terbarunya mereka (Dig Out Your Soul), Ged? It rocks, IMHO gak se-menye-menye tiga album terakhir mereka…

  3. @ lambrtz

    Saya juga ga paham, tapi di Wikipedia di-tag menjadi psychedelic sejak album Giants.

    Bukannya psychedelic sering diasosiasikan dengan bebunyian yang eksotik dan surreal? Mungkin kalau di lagu(-lagu) ini, itu karena hook-nya yang mirip bunyi sitar.🙂

    @ Catshade

    Kalau saya biasanya sering melihat versi-versi seperti ini seperti sebuah lagu yang sama sekali berbeda. Misalnya “Death or Glory“; versi the Clash dan Social Distortion, adalah beda sama sekali. Atau “Johnny Was“-nya Bob Marley dan Stiff Little Fingers…

    Wah, kalau yang Dig Out Your Soul belum coba, tuh. Saya soalnya ga terlalu mengamati Oasis—soalnya kalau album-wise sering monoton.

    BTW, rasanya Heathen dan Truth masih lebih ngerock lah daripada album-album era Britpop mereka yang relatif “layu”.😕

    Tapi yang paling saya suka ya Morning Glory yang layu itu.

  4. Wah, gak bagus nih kalo puter streaming…😦

    Sy malah baru tau kalo yg versi studio ada klipnya juga. Sy cuma pny klip versi live yg IMO lebih ngerock dgn gitar full distorsi daripada versi studio yg terdengar ada genjrengan gitar bolong gitu. Gak enak di kuping…😀

  5. Bukannya psychedelic sering diasosiasikan dengan bebunyian yang eksotik dan surreal? Mungkin kalau di lagu(-lagu) ini, itu karena hook-nya yang mirip bunyi sitar.🙂

    Saya kira disebut ‘psikedelik’ itu karena suara dan liriknya khas inspirasi yang didapat ketika seseorang sedang ‘high’?😕 Macemnya Champaign Supernova itu lah…

  6. @ jensen

    Hoo… Boleh juga itu. Full distorsi? Betul itu. Oasis ini kadang sering tanggung—saya lebih suka kalau dibawakan dengan bunyi yang sedikit lebih cadas.

    *saking niatnya, mp3-nya diedit, pitch-nya diturunkan*

    @ lambrtz

    Playlist saya juga cuma Oasis. Lagi mood ke situ.

    @ Catshade

    Ya “eksotik dan surreal” dan “inspirasi yang didapat ketika sedang high” itu ‘kan sering diasosiasikan.😕

  7. @Disc-Co
    Mendului empunya blog ya😀

    Yang standar dimaenin pas jaman ngeband dulu:
    – Don’t Go Away
    – Stand by Me
    – Don’t Look Back in Anger
    – Wonderwall
    – Stop Crying Your Heart Out

    Lainnya:
    – Champagne Supernova
    – Around The World
    – Morning Glory
    – My Generation (The Who cover)
    – Within You Without You (The Beatles cover)
    – Lyla
    Sementara ini dulu😀

  8. @ Disc-Co | lambrtz

    Wah, bukan pengamat Oasis, masbro.😕 IMO sih lebih keren waktu era Morning Glory. “Morning Glory”, “Hello”, “Hey Now”, ‘Some Might Say”… Sayang lama-lama bosen juga, soale lunak.😛

    Murtad, bagus itu. Alhamdulillah, satu orang lagi tercerahkan.😆

  9. @Disc-Co:

    Dengerin aja album the-best-nya mereka “Stop the Clocks”. Dan dengerin juga album “Be Here Now” yang menurut saya bagus (meriah, epik, full-orkestra) meski dicerca habis-habisan oleh Gallagher bersodara sendiri…

Comments are closed.