Murphyism

Anda sudah pernah baca Why the Toast Always Lands Butter Side Down karya Richard Robinson?

Kalau belum, saya rekomendasikan untuk dibaca.

Seperti judulnya, yang dibahas pada buku setebal 200-an halaman ini adalah Murphy’s Law—sebuah adagium yang menyatakan bahwa “if anything can go wrong, it will“. Kalau Anda pernah menyadari bahwa antrian yang Anda ikuti selalu menjadi antrian paling lambat di supermarket, berarti Anda sudah pernah berhadapan dengan Murphy. Murphy sialan ini hanya punya satu doktrin: dunia berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan Anda makhluk sial.

Lantas apakah hukum Murphy adalah sesuatu yang ilmiah? Ya dan tidak. Secara ilmiah memang benar antrian yang Anda pilih di supermarket akan jadi yang paling lambat; walau itu hanya ada di kepala Anda saja. Di buku ini Anda akan disuguhi dengan sajian pop science yang selalu nikmat untuk disantap; kali ini tentang cara kerja otak Anda dan apa-apa saja yang menyebabkannya selalu berpikir bahwa Anda adalah orang yang paling sial di dunia. Penyebab utamanya tentu saja karena ketidaksempurnaan otak manusia—otak zaman prasejarah yang dipaksa hidup di zaman digital. Peradaban manusia ternyata telah berlangsung terlalu cepat untuk otak-otak kita yang malang. Itu sebabnya manusia, spesies paling cerdas di muka bumi, masih sering menabrak dinding kaca, dan masih sering panik melihat laba-laba (yang sama sekali tidak membahayakan).

Buku yang sangat menarik, dan, anehnya, bisa menjadi sangat spiritual. Dengan menyingkap rahasia-rahasia pikiran, persepsi, dan cara kerja “roh” manusia, paling tidak stigma “dunia yang kejam” itu bisa sedikit berkurang. Jelas, sebab ketika Anda menyelesaikan buku ini, Anda bisa terbebaskan dari macam-macam stres yang bersumber dari malfungsi otak manusia.

* * *

Contoh-contoh hukum Murphy yang dibongkar secara ilmiah oleh Robinson;

  • Whatever can go wrong, will go wrong.
  • Whatever can’t go wrong, will go wrong.
  • Trying to make things better only make things worse.
  • You always cook too much rice.
  • The end of the sticky tape is never there.
  • Toast always lands butter side down.
  • If you blink, they score; if you go out for pee they score three times; if it’s a penalty shoot-out the TV breaks. (sepakbola)
  • A heavy, ugly, useless thing has sat in the dark corner of a cabinet for 20 years. The day after you throw it away, you need it urgently.
  • The spider in the bath gets bigger every day.
  • Between one room and the next the memory if wiped. (“sebentar, tadi saya mau berbuat apa?”)
  • Nothing works when people watch.
  • Whatever you like is illegal, immoral, or fattening.
  • You remember the face, but the name evades you.
  • On the evening of the big date a pimple appears in the middle of your nose.
  • However hard you comb it, one hair always stick up.
  • When your hands are tied your nose itches.
  • The more you look at the page, the more the words don’t go in.
  • You think of 10 important things to remember just as you are falling asleep.
  • Life can only be understood backwards, and can only be lived forwards.
  • The words a man can never utter and live: ‘might you be possibly be a little premenstrual?’
  • The more it’s good for you, the worse it tastes. (menyoal sayuran)
  • All news is bad news.
  • Nobody is entirely sad at the failure of a friend.
  • Straight hair must be curled; curly hair must be ironed.
  • Each solution opens the door to a more complicated problem.
  • Enough research will tend to support your theory.
  • Anybody who’s popular is bound to be disliked.
  • A second marriage is the triumph of hope over experience.
  • A bachelor is someone who never makes the same mistake once.
  • We forget our pleasures, we remember our sufferings.
  • Objects behave better when you shout at them.
  • The last screw won’t undo.
  • Any tool, when dropped, will roll into the least accessible corner of the room. On the way to the corner, any dropped tool will first strike your toes.
  • Patience is something you admire in the driver behind you and scorn in the one ahead.
  • Time flies when you’re having fun.
  • Whatever you buy, the day after the guarantee runs out, it snaps.
  • Everything looks useful until you buy it.

Tentunya, ada jawaban yang memuaskan untuk setiap adagium di atas. Dan, seperti yang saya katakan, ketika Anda mempelajari bahwa semua bencana di atas hanyalah ulah otak manusia—yang hanya optimal untuk tahun 5000 SM—Anda akan merasakan kepuasan yang nyaris spiritual.

28 thoughts on “Murphyism

  1. Favorit saya;

    Whatever you like is illegal, immoral, or fattening.

    Enough research will tend to support your theory.

    We forget our pleasures, we remember our sufferings.

    ๐Ÿ™‚

  2. Saya sudah punya bukunya tapi belum dibaca, belum dibungkus lagi. Pengen beli Asimov (lagi) gara2 nonton Wall-E.
    Btw, buku ini dibaca karena ada hubungannya dengan prestasi akademismu?
    Oh, ya. Kamu coba deh baca The Secrets.

  3. ini bukannya (hampir seperti) kebalikan dari Law of Attraction ya?:mrgreen:

    tapi nggak selalu begitu juga, sih. ada juga saatnya, saya malah merasa beruntung dan karena ‘kesialan’ saya… kadang berbulan-bulan, atau malah bertahun-tahun kemudian. god knows.๐Ÿ˜‰

    ~everything is about mindset
    ~isn’t it?

  4. @ Nenda Fadhilah

    Nggak, cuma baca karena nemu di toko dan tertarik.๐Ÿ™‚

    @ yud1

    Ya rasa beruntung yang datang belakangan itu sendiri lumayan menyingkap ketidakberesan kerja si Murphy.๐Ÿ˜€

  5. Saya juga sudah lama punya bukunya…dan masih disampul๐Ÿ˜› *ngelirik backlog buku yang semakin banyak*

    dan masih sering panik melihat laba-laba (yang sama sekali tidak membahayakan).

    SOMEONE MIGHT GET KILLED BY THIS EVIL LIE!!!๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ก

    Oh, ya. Kamu coba deh baca The Secrets.

    Saya agak bingung dengan the so-called hukum alam semesta yang digembar-gemborkan di buku ini…soalnya setahu saya, yang tarik-menarik biasanya yang kutubnya berlawanan (positif-negatif), sementara yang kutubnya sama malah saling menolak. This only proves that Murphy’s Law is the more superior scientific theory.๐Ÿ˜€

  6. Heh, I thought I’ll have “the plowing version” after I click some of those links above.๐Ÿ˜€

    Maybe, those quotes you wrote above, and even the all entries of the book were personal experience of the writer. However, the writer wonderfully expresses his experiences into that scientific looks alike book.

    I do not know, just my irrational opinion. Can that book and its entries fix your humans desperate? or maybe just like what written there that’s

    Each solution opens the door to a more complicated problem.

    :mrgreen:

  7. @ Catshade

    Hehehe, saya tahu orang seperti masbro pasti udah tahu.๐Ÿ˜›

    SOMEONE MIGHT GET KILLED BY THIS EVIL LIE!!!๐Ÿ˜ก ๐Ÿ˜ก ๐Ÿ˜ก

    Iya, iya. Sometimes if you’re unlucky enough an exotic, venemous spider might just end up appearing from around your tap.

    Dan kalau terjadi… Murphy strikes back!๐Ÿ˜ฎ

    * * *

    Soal The Secrets, saya tidak tahu banyak. Pernah mendengar, tapi tidak menemukan informasi yang berarti ketika mencarinya online. Tentang apa, sih?๐Ÿ˜•

    @ Mr. Fortynine

    Oh, worry not. The quotes were mostly taken from some other literary works. So they really are legitimate adages from the west.๐Ÿ™‚

    And each solution opens the door to a more complicated problem indeed.๐Ÿ˜›

  8. Haha ternyata emang Geddoe bener-bener gak cocok jadi eksistensialis, pantes kutipan Sartre gak ada yang nyambung. Terlalu rasional dan obyektif. Cocoklah sama Ayn Rand.:mrgreen:

    Ini favorit saya:

    Whatever can go wrong, will go wrong.
    Whatever canโ€™t go wrong, will go wrong.

  9. Tapi terlepas dari ajarannya sendiri, Ayn Rand kelihatan terlalu norak dan cult buat saya.๐Ÿ˜€ Mungkin sejauh ini masih berkiblat ke Russell.

    Whatever can go wrong, will go wrong.
    Whatever canโ€™t go wrong, will go wrong.

    Versi lengkapnya;

    Whatever can go wrong, will go wrong,
    Whatever canโ€™t go wrong, will go wrong.

    Trying to make things better only makes things worse,
    Any attempt to do nothing, so nothing can go wrong, will go wrong.

  10. Iya po, jadi ingat the secret. Saya punya pdf version-nya, mau? Pada intinya seh, the secret bilang semua hal itu terjadi karena pikiran manusia sendiri.

    Apa yang manusia pikirkan, maka semesta akan berkonspirasi mewujudkannya, either its good or bad..

    Dan fav saya: might you be possibly be a little premenstrual?
    *didiemin dua minggu*

  11. Iya, iya. Sometimes if youโ€™re unlucky enough an exotic, venemous spider might just end up appearing from around your tap.

    Dan kalau terjadiโ€ฆ Murphy strikes back!๐Ÿ˜ฎ

    Tapi dari berita yang saya dapat via e-mail (dan ini memang benar-benar terjadi pada kakaknya saudara teman saya), laba-laba berbisa banyak yang bersarang di bawah dudukan toilet!!!11๐Ÿ˜ฆ๐Ÿ˜ฆ๐Ÿ˜ฆ

    Soal The Secrets, saya tidak tahu banyak. Pernah mendengar, tapi tidak menemukan informasi yang berarti ketika mencarinya online. Tentang apa, sih?๐Ÿ˜•

    Well, duh, it’s supposed to be a secret๐Ÿ˜›

  12. Tapi dari berita yang saya dapat via e-mail (dan ini memang benar-benar terjadi pada kakaknya saudara teman saya), laba-laba berbisa banyak yang bersarang di bawah dudukan toilet!!!11๐Ÿ˜ฆ๐Ÿ˜ฆ๐Ÿ˜ฆ

    Wah saya nda tahu banyak soal berita yang itu.๐Ÿ˜•

    Well, duh, itโ€™s supposed to be a secret๐Ÿ˜›

    Surely that’s an intentional equivocation?๐Ÿ˜›

  13. Soal The Secrets, saya tidak tahu banyak. Pernah mendengar, tapi tidak menemukan informasi yang berarti ketika mencarinya online. Tentang apa, sih?๐Ÿ˜•

    Makanya, baca dong.๐Ÿ˜€
    Trus ntar review biar saya tahu apakah itu pantas untuk dibeli atau tidak. *disuruh baca mulu ama Teh Nita*

  14. Ada filmnya kan yah the secret. Bajakannya di mall ambasador banyak. Di film sex and the city juga ada tuh buku ituh. Buku itu dibuang. :mrgreen:

  15. The words a man can never utter and live: โ€˜might you be possibly be a little premenstrual?โ€™

    โ“

    Everything looks useful until you buy it.

    These facts are necessary to be collected. lol.

  16. @Gentole

    Ada filmnya kan yah the secret. Bajakannya di mall ambasador banyak. Di film sex and the city juga ada tuh buku ituh. Buku itu dibuang.:mrgreen:

    Dan sampai sekarang saya belum tamat menonton Sex and The City di DVD.

  17. Sepertinya buku yang bagus๐Ÿ™‚

    saya sukanya yang ini nih:

    Enough research will tend to support your theory.

    ini sepertinya cocok dengan hadis Qudsi yang berbunyi “Tuhan mengikuti prasangkaan hamba-Nya” deh๐Ÿ˜›

    Whatever you buy, the day after the guarantee runs out, it snaps.
    Everything looks useful until you buy it.

Comments are closed.