Wejangan Mbah Russell

mbah russell

Bertrand Russell (1872-1970)

Renungan hari ini.

“The fundamental cause of the trouble is that in the modern world the stupid are cocksure while the intelligent are full of doubt.”

Bertrand Russell, “Mortals and Others: The Triumph of Stupidity”

* * *

Ah. Kebijakan saya bertambah sedikit…๐Ÿ˜•

*manggut-manggut*

*menyadari kesalahan-kesalahan selama ini*

*tertawa sinis melihat diri sendiri dan seluruh umat manusia*

Btw, saya nggak mau repot-repot menyajikan ulasan. Resapi saja sendiri.๐Ÿ˜›

p.s.
Btw, mbah Russell itu orang agnostik kafir, lho. Mungkin beberapa yang suci dari anda tidak sudi mengotori pikiran maha bening anda dengan wejangan pukimak sesat ร  la beliau.๐Ÿ˜›

In God We Trust. RosenQueen, company.

83 thoughts on “Wejangan Mbah Russell

  1. Kode “read more”-nya salah tuh.

    Secara umum, “keraguan”-lah yang membuat ilmu pengetahuan selalu diuji, dirombak, dikembangkan dan maju ke depan.

  2. Yaa… stupidity memang unlimited, begitu unlimitednya sampai yang stupid2 merasa stupidity is a gift. Karena itu, “I’m RIGHT therefor I’m RIGHT!”๐Ÿ˜†

    Eh, kata mutiara sumatra keluar juga ya? Itu… yang puk… ah sudahlah!

    *lirik2 kata yang dicoret*

  3. @ cK
    Memangnya kenapa?

    @ Scrooge McDuck
    Terima kasih, sudah diperbaiki.

    Saya setuju; keraguan adalah anak kandung kebenaran.๐Ÿ˜›

    @ alex
    The difference between wisdom and stupidity is that wisdom has its limits.๐Ÿ˜†

    @ Mihael Ellinsworth
    He? Tumben agak nyampah, jek?๐Ÿ˜›

    @ manusiasuper
    Ya yang pertama. Wong saya mbacanya langsung *jleb* begitu๐Ÿ˜†

  4. @ Kopral Geddoe

    Haha… wisdom has its limits..,
    Trus kalo limit udah sampai, maka wisdom -> anger -> anger is a gift…
    Walah… sama saja, Ged๐Ÿ˜†

    Benar-benar terbatas kita ini. Coba umurku sepanjang manusia di Highlander…:|

    *sruput kopi sambil dengar Freedom*

  5. Hohoho, itu cuma idiom, kok, mas. Jangan ditanggapi serius.๐Ÿ˜›

    Wah, mau hidup abadi, ya? Kalau saya sih mikir-mikir dulu, deh.๐Ÿ˜•๐Ÿ˜†

    ~konon, hidup abadi itu nggak enak.:mrgreen:

  6. kaum highlander itu kan umurnya yg ga terbatas
    kecuali udah dibantai oleh sesama kaumnya
    dari umur yg ga terbatas itu bisa tercipta wisdom. ato malah unlimited stupidity?

    @alex
    kau bukan Highlander
    Highlander = orang Bukit Tinggi
    :mrgreen:

  7. @ Kopral Geddoe

    Lho? Tadi itu nanggapinya karena pas sama lagu saja…๐Ÿ˜†
    Eh, tapi benar loh… Ada memang yang mencoba mati2an menampilkan sikap bijak, tapi ndak tahan kalo uda mulai terdesak. Akhirnya misuh2, naah… kebuka deh topengnya:mrgreen:

    *mikir lagi tentang keabadian*

    @ caplang™

    Oh anjirr.. orang Bukit Tinggi = Highlander?
    Jadi namanya itu Tuanku Duncan Mc.Cleod Nan Gadang atau Datuk Quentin Mc.Clean Nan Panjang Iduik?
    *ngakak*

  8. โ€œThe fundamental cause of the trouble is that in the modern world the stupid are cocksure while the intelligent are full of doubt.โ€

    Lha?

    Agak beda, menurut saya. Fundamental cause masalah kemanusiaan bukannya untamed ego ? (o_0)”\

  9. @ danalingga
    *manggut-manggut*

    @ sora9n
    Protesnya ke mbah Russell, dong๐Ÿ˜›

    Btw, quote-quote kayak gini IMO memang hanya untuk merangsang renungan doang. Kebanyakan dibesar-besarkan dan disimplifikasi seenaknya๐Ÿ˜‰

    @ p4ndu_Y4m4to
    Apanya?

  10. Yoi.. Dia memang kafir brur.. ngapain denger kata-katanya orang yang mau masuk neraka..๐Ÿ˜‰

  11. I’m cocksure that I’m smart… so therefore I’m not smart. Ah this is absurd! All of this is nonsense! We can’t be both smart and stupid , can we?

    *back to chewbacca defence*

    Stupidity has it limits, the limits called Darwin Award.
    Wakakaka….๐Ÿ˜†

  12. @ hanif
    Ya hitung-hitung buat mengakrabkan diri, mas… ‘Kan saya dan dia *konon* sama-sama calon penghuni neraka๐Ÿ˜› Minimal kalau ketemu dia di neraka besok, saya ada bahan pembicaraan๐Ÿ˜†

    @ dnial

    ” I AM RIGHT I AM RIGHT I AM RIGHT I AM RIGHT I AM RIIIIIIIIIIGHT!!! Therefore I am right.”

    Uncyclopedia

    Nah, btw, itu termasuk Chewbacca Defense nggak, ya? Saya suka tuh…:mrgreen:

  13. sebentar-sebentar…
    saia pengen nanya, itu omongannya si kakek apaan si?
    mas kopral tolong artiin dunk?
    *nyari-nyari kamus ga ketemu-ketemu* <– alibi, padahal lagi males buka kamus.

  14. saya kok ragu sama omongan si mbah russel ini..

    apa dia pernah makan nasi jaket ? ah perlu penelitian lebih lanjut nih..

  15. maksudku.. si mbah ini kok yakin banget dengan pernyataannya seperti aq yakin banget sama pernyataanku tentang keraguanku pada pernyataannya ?

    *curiga*
    – pasang senyum manis, pamerin makanan baru ke geddoe –

  16. Bertrand Russel, The 3rd Earl Russel (CCMIW). Paham filosofinya itu utiliarinisme. Tumben make dia, kata lo terlalu cepat menyimpulkan.๐Ÿ˜›

    Sayang gw g bisa make Chewbacca Defense di mootcourt. Bisa dihabisin ama judge nanti.

  17. @ Kopral Geddoe

    Protesnya ke mbah Russell, dong๐Ÿ˜›

    Lha, orangnya kan udah meninggal. Makanya saya nanyain Mas Geddoe selaku pewarisnya beliau…๐Ÿ˜›

    *puji Geddoe biar terbang*:mrgreen:

    @ alex

    Tuanku Duncan Mc.Cleod Nan Gadang

    *ngakak guling2*๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  18. semakin pandai seseorang – semakin ia merasa bodoh!
    Enakan mana sih, jadi orang bodoh atau orang masabodoh?๐Ÿ˜†
    [merenung!!!]

  19. @ hoek
    Maksudnya, yang bikin susah itu; orang yang bijak selalu rendah hati dan meragukan pendapatnya sendiri, sedang yang bodoh terlalu yakin akan pendapat mereka dan siap menerkam siapapun yang menentang๐Ÿ˜›

    @ irdix
    Entahlah๐Ÿ˜†
    Saya sih menanggapinya sebagai wejangan saja dan bukan kitab suci๐Ÿ˜›

    @ sikabayan
    Maksudnya?:mrgreen:

    @ caplang
    Cis, mau nasi uduk…๐Ÿ˜ฆ

    @ cK
    Kayaknya nggak, deh, itu kutipan bukunya yang ngetop, kok๐Ÿ˜›

    @ Nenda Fadhilah
    Minimal ada quotenya yang bagus…:mrgreen:

    @ sora9n
    Ke dukun, dong, biarkan dukunnya kesambet arwah mbah Russell, selanjutnya terserah๐Ÿ˜†

    @ Suluh
    Kayaknya kick the bucket-nya umur 97 deh, mas๐Ÿ˜•

    @ k*tutur
    Yup, filosofi padi๐Ÿ˜‰

    @ Penikmat Teori Evolusi
    Jangan lupa Syaikh bin Baz!๐Ÿ˜›

    @ atmo4th
    Saya setuju๐Ÿ˜‰

  20. Ooo… jadi ini ada hubungannya dgn “cock” ya?
    jadi, org bodoh lebih apa gitu cock-nya, lebih sure ya?
    *manggut2*
    *ngeres mode=on* :mrgreen:

  21. Memang dari jaman dulu udah ada yang mikir dan ngambil kesimpulan kaya gitu ya.
    Wajar aja kalau sekarang fenomenanya masih ada dan polanya mirip. Lha fundamental cause of troubles…:mrgreen:

  22. Whoaa, jangan-jangan Russel menuliskan quote ini karena pusing sama masalah-masalah kaya gitu dan tidak menemukan solusinya juga… ๐Ÿ˜†

    Sejarah selalu mungkin berulang, waktu sama pelakunya aja yang beda. ๐Ÿ˜†

  23. Solusinya ada 2: susah dan gampang. Solusi susahnya: orang-orang goblognya dipinterin dikit, sementara orang-orang jeniusnya digoblogin dikit. Solusi gampangnya: angkat kami2 para average joes jadi penguasa, lalu orang-orang jenius jadi penasihat, sementara orang-orang goblog jadi pekerja kasar.

    See? One average joe here can easily solve the perpetual problem of humanity. Just imagine what they can solve when you gather a mass of average joes together in one room๐Ÿ˜€

    *kibarkan bendera Republic of Average Joes*

  24. @ Catshade
    Atau, perlukah kita lakukan genosida terhadap kebodohan?๐Ÿ˜›
    Btw, mungkin maslah yang akan mendirikan paham Averagejoeism:mrgreen:

    @ jejakpena
    Yah… Yang bisa saya tangkap (dan setujui), sih, rasa ragu adalah salah satu prerequisite kebijaksanaan๐Ÿ˜›

  25. Solusinya ada 2: susah dan gampang. Solusi susahnya: orang-orang goblognya dipinterin dikit, sementara orang-orang jeniusnya digoblogin dikit. Solusi gampangnya: angkat kami2 para average joes jadi penguasa, lalu orang-orang jenius jadi penasihat, sementara orang-orang goblog jadi pekerja kasar.

    See? One average joe here can easily solve the perpetual problem of humanity. Just imagine what they can solve when you gather a mass of average joes together in one room๐Ÿ˜€

    *kibarkan bendera Republic of Average Joes*

    Btw, mungkin ada bertanya2, kenapa rencana brilian ini tidak pernah dilaksanakan. Alasannya: orang2 goblok merasa yakin mereka lebih mampu melaksanakannya, sementara orang2 jenius merasa ragu apakah para average joes bisa melaksanakannya.๐Ÿ˜•

  26. Jadi apakah saya bodoh?? Atau saya Jenius??

    Kalau ragu saya berarti Jenius donk?? hehehe….

    Dirikan Republik Raja Beling! Dengan ideologi Bingungisme!! (namanya aja udah bingung,republik kok raja??)hehehehe….

    Udah ah, mo dengerin para budak suara (Audioslave)……

  27. Pingback: Kristen Esoteris « Sebuah Perjalanan

  28. Kok saya nggak pernah tau ada bukunya Mbah Russel : Mortal and Others ? *sal, harus cari-cari lagi nih…*

    apakah quote-nya Russel itu sebuah pilihan ?๐Ÿ˜‰ Saya memang peragu tapi saya nggak tau kalau saya itu jenius atau bodoh (or average joe, like you say…)

    dulu waktu “proses itu” berlangsung intens (sekarang masih), ada pepatah pribadi yang saya pegang :

    mulai dari ketidaktahuan dan keingintahuan dan berakhir pada keraguan dan juga ketidaktahuan.

    lha, kapan pintarnya kalau gitu ?๐Ÿ˜‰

  29. Nggak, mas. Mortals and Others itu kayaknya kumpulan esai-esai pendeknya, bukan ‘buku’ secara resmi lah.๐Ÿ˜›

    Saya juga berpikir seperti itu… Grafiknya hiperbola. Sewaktu belum belajar, manusia akan merasa ragu. Sewaktu sudah belajar sedikit, keraguan akan berkurang. Nah, di titik tertentu, bakal ragu lagi.๐Ÿ˜†

    Eh, berbau filosofi Octavarium, nih.:mrgreen:

  30. wah wejangan yg TOP abizzz … tengkyu tengkyu …๐Ÿ™‚

    cocok ama ini :

    “The difference between genius and stupidity is that genius has its limits.” – anonymous

  31. orang yang pikirannya maha bening pastilah dulu kerjanya di pabrik kacaโ€ฆ

    Kemudian secara tak sengaja ia membuat pikirannya menjadi kaca yang bening, betul kan?

    Hm…
    Masuk akal,… coba ah.

  32. Yang aneh itu mungkin keraguan yang muncul dalam diri masing-masing individu.

    Keraguan itu menimbulkan kebingungan.

    Dan kebingungan itu melahirkan keanehan karena kegagalan dalam memproses kebingungan tersebut.

    Sehingga lahirlah komen yang aneh-aneh. (lho?)

  33. halo kopral, salam kenal๐Ÿ™‚

    kalo gw sendiri, kata-kata dari filsuf barat yang paling berkesan buat gw adalah kalimat dari Sir Francis Bacon berikut:
    [i]If a man will begin with certainties, he shall end in doubts; but if he will be content to begin with doubts he shall end in certainties.[/i]

    aahhh… kedengarannya agak-agak senada dengan kalimat mbah Russel sebelumnya yah?๐Ÿ˜‰

  34. “We move in circles
    Balanced all the while
    On a gleaming razor’s edge”

    “A perfect sphere
    Colliding with our fate
    This story ends where it began”

    Dream Theater
    – 8:5:5 – Razor’s Edge

    :mrgreen:

  35. Pingback: Wejangan Mbah Russell, pt. 2 « RosenQueen Company

  36. Pingback: I’m Happy « f e r t o b

Comments are closed.