Adolf dan Helga

Tidak ada alasan khusus, saya hanya ingin mengepost potret ini…

adolf dan helga

FYI, dua orang di potret tersebut adalah Adolf Hitler dan Helga Susanne, putri dari Josef Goebbels. Saya menemukannya di Wikipedia setelah iseng menelusuri kembali riwayat Goebbels di sana (Salahkan Xaliber yang menyinggung soal Goebbels di sini).

Saya tidak tahu harus berkomentar apa, ada perasaan unik yang tergambar di foto tersebut🙂

In God We Trust. RosenQueen, company.

49 thoughts on “Adolf dan Helga

  1. cepet betul,, langsung ditongolin disini,,

    Ma pengen liat banyak banyak foto orang yang dianggep serem yang bisa bertampang hangat,,

  2. Ada kesan ironi, ya?
    Pembantai ratusan orang (dengan perintah2 tentunya), bisa sehangat itu dengan seorang anak kecil? Yup, setuju… aku juga tidak yakin itu pandangan pedofil. Lebih seperti seorang bapak ke anak. Mungkin dalam pandangannya, anak seorang ras murni seperti bangsa jerman, ya?

    Tapi, kalo diliat dalam sejarah, masih ada banyak yang demikian. Tidak terpotret saja masalahnya. Misal, kalo melihat acara sungkeman keluarga cendana dulu. Masih ingat?🙂

    Banyak orang yang *dicap* sadis, dalam situasi dan keadaan tertentu bisa menjadi hangat….

  3. Tentunya. Namun Hitler sendiri sudah menjadi ikon seorang megalomania dan diktator bukan? Melebihi Stalin, Franco, atau Saddam Hussein. Rasanya -secara umum- melihatnya dalam ‘kehangatan’ mempunyai efek ironi yang lebih kuat.

    Yah, tidak ada yang sepenuhnya jahat…🙂

  4. Aha ^^;
    Entri ini krn saya?

    Hm.. Setahu sy Führer memang dikenal kebapakan pd bbrp orang.

    Tapi yg saya pernah dgr juga, katanya Hitler sempat menaruh perasaan pada salah satu putri Joseph (atau istrinya? Agak lupa, CMIIW)

  5. lho.. bukannya foto itu sempat bikin heboh di Amrik sana yah?
    kan sempat jadi diskusi…

    kalau gak salah kesimpulannya tuh kayak gini
    “orang fascis mungkin bapak yang baik untuk anak-anaknya, rajin ke gereja, menyantuni orang miskin.. kesalahannya cuma satu: fascis”.

    koreksi kalau aku salah deh..

  6. terlepas dari tokoh dan sejarah dalam foto tersebut, saya pikir foto ini sangat bagus. pesannya sangat tertangkap, dan penuh nuansa kehangatan dan kasih sayang.
    Kalau boleh tau siapa sih fotografernya?

    salut untuk sang fotografer, bisa menangkap momen se indah dan se mengharukan itu.

    saya tidak tahu banyak tentang Hitler, selain daripada ia seorang penggerak dan pemimpin yang sebagian besar ‘cara’nya tidak saya pahami. Karena kekuasaan yang dibangun diatas pondasi pemikirannya itu boleh kuat pada awalnya, namun apa itu bisa berlangsung lama? sang zaman telah memberikan jawaban dan pelajaran dari semua itu ^_^

    dan tentu saja, kalau disebut Hitler saya langsung ingat Chaplin karena kumis mereka yang mirip o.O

  7. @ kunderemp an-Narkaulipsy
    Saya setuju dengan kesimpulan itu
    @ mina
    Katanya sih;

    This file is in the public domain, because it is ineligible for copyright, as a personal photograph of the Third Reich, falling under the 1953 Enemy Property Act.

    Ah, Hitler, Chaplin, Jojon…

  8. jadi ada kecendrungan kalo manusia litu ebih sadis??

    -katanya ada kemungkinan orang itu ada gangguan jiwa kan??-

  9. ha??!!!! kamu baru lulus smu? dan masuk PT angkatan 1?
    gak percaya aku. u dah bisa ngulas perang mahdzab ginian?!!!!

    Agama : Islam
    Mahdzab : Nggak pakai mahdzab-mahdzaban!
    Suplemen Filosofis : Sufisme, Deisme, Omniteisme
    Yang dibenci : Nyamuk, pemadaman listrik, migrain, kalah, hegemoni kaum tertentu, fatwa-fatwa, maling, superstition, Arabisasi, Hadith Palsu, Taliban, Wahabi, serta karakter-karakter utama serial harem.

    dan ngerti gini-ginian???!!!

    Lokasi/Tanggal Produksi : Pekanbaru, 30 Juli 1989
    dan lahir baru tahun segini?????!!!

    q baca seluruh artikelmu, rasanya gak percaya ditulis orang seumurmu
    ok!! jika data-data itu benar u dah maju 10 taon dari orang biasa

    apa akunya yang bego ya?

    akh gila…. canggih, ini internet effect pa?

    terkejut aku

  10. @orangbiasa
    Tenang aja pak relativitas kadang bisa berpadu dengan realitas.

    Kalau mereka benar-benar ada, berarti ini suatu kemajuan.

    Death Berry, Geddoe, Sora9n atau Shan-in. You go boys.

    Meskipun saya menyimpan sedikit keheranan.
    1. Pada diri saya sendiri yang pada seumuran mereka (6 tahun lalu) kayaknya belum terlalu maju, paling cuma kenal PK, Sabili dan Media Dakwah, serta selebaran bawah tanah

    2. Pada adik saya yang juga lahir 1989. Kenapa adik saya jadi seperti keterbelakangan yaa kalau di compare sama mereka😦

    Bingung, heran, tapi yaa sebatas itu saja.

  11. Wah,, ga nyangka adek Ma mikirnya gitu,, ckckck,,

    *sebenernya Ma mikir pedofil sih,, sama aja*

    @ Geddoe

    udah punya anak??

    Omaigat!!

  12. Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever

  13. hittler is an devil killer
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever
    Dead for hittler forever

  14. Di dalam jiwa yang kejam, terdapat hati yang lembut.
    ga’ selamanya hittler kejam.
    tapi hittler pembunuh berdarah dingin, tak pandang bulu

Comments are closed.