Awas! Aliran Sesat Semakin Marak!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuuh,

Berdasarkan pengamatan saya setelah melakukan survey kesana kemari, saya dapat mengendus mencium kehadiran beberapa gerakan aliran-aliran sesat yang ternyata sudah demikian merajalelanya. Dengan surat ini saya harapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaannya untuk mengantisipasi gerak-gerik aliran sesat yang disebutkan di atas.

graa!
“Waspadalah… Waspadalah…!”

Untuk memudahkan anda-anda sekalian membedakan mana yang sesat dan mana yang belum tidak sesat, maka saya menyertakan beberapa ciri-ciri untuk kepentingan tes litmus. Supaya anda-anda tahu bedanya.

.

.

.

  1. Sembahan aliran ini tidak Maha Pemaaf
    Orang-orang dalam aliran ini agaknya sulit sekali percaya bahwa Tuhan itu Maha Pemaaf. Berdasarkan doktrin kitab-kitab yang ditulis oleh guru-guru mereka, yang namanya Tuhan itu seyogyanya Maha Galak dan pelit maaf. Menurut pantauan lapangan yang saya lakukan, mereka berhore-hore dan bercihui-cihui mendengar janji-janji bahwa orang yang selain golongan mereka, bakal disiksa pedih tanpa akhir, selama-lamanya. Pemaaf? Apa itu?
  2. Sembahan aliran ini tidak Maha Ada
    Bagi orang-orang di aliran ini, Tuhan hanya ada di tempat-tempat tertentu. Kalau tidak di istananya nun jauh di sana, ya di bangunan-bangunan tertentu saja. Di rumah orang-orang kafir? Wah, agaknya dia emoh ke sana. Apalagi di dalam hati-hati orang-orang kafir. Mustahil ada, kata mereka.
  3. Sembahan aliran ini tidak Maha Perkasa
    Orang-orang aliran ini menyembah Tuhan yang mereka percayai sedikit lemah dan perlu dilindungi. Oleh sebab itu, kalau mereka menganggap Tuhan mereka disakiti, mereka sendiri yang akan turun tangan. Terkadang bukan hanya tangan, melainkan rotan, pedang, serta AK-47 sampai AKs-74u. Mereka khawatir, kalau-kalau Tuhan mereka tidak kuasa untuk membalas.
  4. Sembahan aliran ini tidak Maha Luas
    Menurut ideologi aliran ini, Tuhan hanya sudi disembah dengan cara-cara tertentu. Terdapat beberapa set gerakan yang mesti pas dan sempurna supaya Tuhan mau menerima sembahan. Posenya ngelantur sekian derajat saja, sembahannya tidak sah dan mesti ditebus dulu dengan direbus di neraka yang telah disediakan selama beberapa puluh tahun (bocorannya sih 70 tahun).
  5. Sembahan aliran ini tidak Maha Cerdas
    Konon, aliran ini percaya Tuhan itu tidak Maha Cerdas. Oleh sebab itu, daripada mengambil resiko ada manusia yang lebih cerdas daripada Tuhan mereka, mereka sepakat bahwa umat yang tunduk dan patuh tidak boleh berpikir. Harus menurut tanpa banyak ba-bi-bu. Bagaimana dengan yang bukan umat mereka? Gampang, tinggal dibunuh. Sebab darahnya sudah halal. Dengan demikian, kredibilitas Tuhan sebagai yang Maha Cerdas pun terjaga tanpa rival dan saingan.
  6. Sembahan aliran ini tidak Maha Adil
    Menurut pantauan lapangan, aliran ini tidak mendukung ideologi ke-Maha Adil-an Tuhan. Sebab menurutnya, manusia yang lahir dari orang tua yang berasal dari etnis tertentu, adalah patut dilaknat. Orang-orang yang kebetulan lahir, dibesarkan, dan tinggal di daratan yang agak ke barat-baratan, semuanya lebih rendah dan rusak dibandingkan dengan yang sedikit ke timur. Generalisasi? Ah, jangan terlalu mendewakan akal (poin 5).
  7. Sembahan aliran ini tidak Maha Indah
    Adapun aliran ini percaya dan berusaha memaklumi bahwa kemampuan estetika Tuhan tidaklah terlalu bagus. Oleh sebab itu, umat yang baik sebaiknya tidak berusaha membuat karya seni, seperti gambar, patung, atau musik. Takut kalau-kalau hasilnya terlalu bagus. Menurut buku-buku tulisan guru-guru mereka, tindakan seperti diatas adalah berusaha menyaingi buatan Tuhan. Jadi, menurut pemikiran mereka, karena Tuhan sebegitu takutnya bersaing dengan manusia, ia melarang pembuatan karya seni.
  8. Sembahan aliran ini tidak Maha Mulia
    Berbeda dengan Tuhan dalam konsep kita yang sangat sangat mulia, Tuhan sesembahan mereka ini sedikit terlalu vulgar. Menurut ajaran yang keluar dari mulut-mulut pemuka aliran ini, yang akan diobral di surga adalah budak-budak semok yang bebas dipakai sepanjang waktu. Jumlahnya ribuan. Ah, dan kalau ingin ‘mencicil’ di dunia, boleh sampai beberapa terlebih dahulu. Tidak perlu menunggu post-war breakout, siaga merah, dan tidak perlu dengan janda, seperti aturan darurat agama kita. Sesukanya saja. Memang beberapa oknum sempat bertanya, apakah kaum wanitanya turut disuguhkan ribuan berondong manis yang siap disantap, namun ternyata tidak tersedia. Tentunya mereka tidak boleh protes. Harus maklum bahwa dalam kepercayaan mereka, Tuhan tidaklah secerdas itu (poin 5).
  9. Sembahan aliran ini tidak Maha Penyayang
    Satu hal lagi yang sedikit berbeda antara konsep ketuhanan kita dengan mereka adalah bahwa Tuhan dalam pemikiran mereka tidaklah Maha Penyayang. Malah sedikit bengis. Amat bengis bahkan. Selain menyerukan pembunuhan dan pembantaian, Tuhan, menurut pemahaman aliran ini, sedikit-sedikit suka membenci kaum-kaum tertentu. Salah sedikit saja, akan diberi jaminan dibakar di dapur pemanggangannya selama-lamanya. Dengan sangat menyesal saya mengaku bahwa saya lebih penyayang daripada Tuhan versi mereka๐Ÿ™‚ Karena saya masih berbuat baik pada yang kepercayaannya berbeda dengan saya. Anda juga begitu, bukan?๐Ÿ˜€
  10. Sembahan aliran ini tidak Maha Besar
    Sebab, menurut mereka, Tuhan ternyata perlu dibesar-besarkan secara terus-menerus. Oleh sebab itu, mereka menyarankan supaya kita jangan bekerja — kalau mesti bekerja pun seperlunya saja. Yang penting adalah bersujud dan berkomat-kamit dengan tujuan terus menerus memujinya. Tidak perlu mengurusi masalah masyarakat, karena waktu berkomat-kamit bisa terbuang percuma (apalagi mendalami iptek, nanti jadi mencintai dunia). Dan mereka terus memuji Tuhan dengan berbagai ritual, mungkin khawatir apabila absen dipuji Tuhan akan mengecil, dan tidak besar lagi (selain demi semok pada poin 8). Nah, harus diakui, konsep ini sedikit berbeda dengan agama kita di mana kita bisa mengekspresikan rasa syukur kita dengan bekerja dan mengusahakan kesejahteraan rakyat.

.

.

.

Demikianlah laporan saya, masyarakat diimbau supaya tetap waspada.

Apabila menemukan ciri-ciri yang lain, harap lapor, supaya dapat memperkaya pemberitahuan ini. Form laporan tersedia di bawah๐Ÿ™‚

Barakallahu fiikum wa jazakallahu khairaan,
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuuh.

—————————————————————

LAMPIRAN (UPDATE 28 MEI 2007)

Hasil laporan-laporan warga;

Jangan lupa!! Yang boleh menafsirkan agama aliran tersebut harus punya titel-titel yang anehโ€ฆ

dilaporkan oleh Bart

Ada satu lagiโ€ฆSembahannya tidak maha kayaโ€ฆ

Masak dosa pakai ditimbang dan dibayar(sampai kas rumah ibadahnya miliaran(di Bandung ada))???

dilaporkan oleh Tendo-Soji

Nimpang coret boss, Tuhan versi mereka juga TIDAK ADIL orang yang beda pendapat dengan golongan mereka di anggap najis dak tidak boleh mendekat apalagi menyentuh daerah KERJA mereka ha..haโ€ฆ

dilaporkan oleh joel

lapor, dari pantauan saya, ada satu sifat lagi:
Pelit dan Ribet, alias Tidak Maha Pemurah untuk masuk surga aj aturannya bejibun, gak boleh ini gak boleh itu, salaman sama tetangga sebelah rumah yang tiap minggu kebaktian aj gak boleh, dosa katanya, padahal tu tetangga sering kasih sayur lodeh dan lontong opor.

dilaporkan oleh rlanang

Silakan isi form di bawah untuk melapor. Laporan anda akan dimuat di sini๐Ÿ™‚

In God We Trust. RosenQueen, company.

137 thoughts on “Awas! Aliran Sesat Semakin Marak!

  1. Mau pertamax nih,, belom pernah di sini,,

    *clingak clinguk,,*

    Pertamax,, (suaranya kecil kecil, kalo salah, malu,,)

    ntar Ma baca,,!!

  2. karena Tuhan sebegitu takutnya bersaing dengan manusia, ia melarang pembuatan karya seni.

    jadinya ada tambahan,, tuhannya punya sifat buruk,, jealous-an! (itu artinya ga Maha Sempurna ya??)

    Tidak maha mendengar juga tuh,, jadi perlu teriak teriak kalo lagi ritual,, biar kedengeran dan nyampe,,

    hehehehe,, maapkan ke-pertamax-an Ma,,๐Ÿ˜›

  3. yang paling saya suka no.2, 10 dan 6….๐Ÿ™‚

    hehehehe, no.7 gila nih mas geddoe…๐Ÿ˜†
    btw, gak pake “abu” lagi?
    bukan berarti sy dukung tulisan ini sepenuhnya ya…๐Ÿ˜›

  4. @ Rizma Adlia
    Kalau ada kelemahan satu saja ya memang jadi nggak sempurna, atuh.

    Kepertamaxan dimaafkan๐Ÿ˜›

    @ halludba 72623
    Tidak apa, berbahaya kalau mas sampai setuju sepenuhnya dengan tulisan orang seperti saya…๐Ÿ˜›

    Sok? He? Maksudnya?๐Ÿ˜•

  5. Tuhan Maha Ada. betul banget, imho karena semua hal, termasuk waktu dan ruang ada di “”dalam”” Allah, bukan Allah yang ada di dalam ciptaannya. karena itu, berdoa dengan gaya yang mirip orang nasrani juga tidak apa-apa, karena Allah maha ada, dimanapun, kapanpun, siapapun. tapi ya tetap kita bukan Allah, Allah bukan kita๐Ÿ™‚

  6. @ halludba72623
    Bethuuul… Itu yang saya pahami. Maha Ada itu bukan berarti ‘ada dalam apapun’, sebab Tuhan juga Maha Esa. Cuma satu. Artinya? Semuanya ada dalam Tuhan. Setuju. Salut.

    Sombong? Wah, kelewat nggak pede, tuh. Biasa saja kok๐Ÿ˜•

    @ Rizma Adlia
    Entah, transliterasinya apa, ya?๐Ÿ™‚

  7. Sebab menurutnya, manusia yang lahir dari orang tua yang berasal dari etnis tertentu, adalah patut dilaknat.
    Ta’ cabik-cabik…๐Ÿ˜ˆ

    Nomor 8 kayaknya mengena benar tuh…

  8. aliran sesat itu bid’ah kan, gw nggak ikutan aliran sesat….tapi gw uda nyasar!!! gmn? dong

    junjungan kita rosulloh SAW telah berpesah bahwa umat islam akan terpecah menjadi 73 golongan, 72nya sesat… jadi berita ini udah dari dulu di peringatkan oleh rosul saw

    hadits Nabi s.a.w., Beliau bersabda โ€œOrang Yahudi terpecah menjadi 71 golongan dan orang Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, adapun umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. (HR: Bukhori – Muslim – Abu Daud -Turmudzi-Nasaiโ€™ dan IbnuMajah)

  9. ketigabelax….wakakakakaka…. angka yang indah….

    Jangan lupa!! Yang boleh menafsirkan agama aliran tersebut harus punya titel-titel yang aneh…hehehehehehehe……

    Kok gambarnya pake Eva unit 1?? dengan kutipan dari bang napi lagi…..

  10. @monsterceking

    aliran sesat itu bidโ€™ah kan, gw nggak ikutan aliran sesatโ€ฆ.tapi gw uda nyasar!!!

    nyasar kemana tuh mas?? hehehehe,,

    wualah,, malah ada yang nganggep serius?? (bukannya ga boleh nganggep serius lho Abu,, hehehe,, lucu aja,,)

    hadist itu terlalu banyak macemnya, ada yang bilang 1 yang selamat, ada yang bilang 72 yang selamat,, yang mana ya yang Ma pilih,,??

    hmmm,,

  11. @ Shan-in Lee
    Untung Tuhan kita nggak seperti itu, ya:mrgreen:

    @ monsterceking
    Btw soal hadits yang 73 golongan… Terakhir saya dengar umatnya Rasulullah ini sudah terpecah sampai 193 golongan, lho๐Ÿ˜›

    Itu hadits valid apa nggak, ya๐Ÿ˜:mrgreen:

    @ Bart
    Ah, benar. Laporan pertama ini.

    “Aliran agama tersebut hanya boleh ditafsirkan oleh orang dengan titel-titel tertentu…”

    Btw, iya, keren, ‘kan, EVA 01 gaya Bang napi gitu?๐Ÿ˜‰

    @ Rizma Adlia
    Baca Qur’an aja, deh. Kalau sesuai, terima, kalau nggak, buang (walau katanya shahih).

  12. Numpang nimbrung nih Mas…
    Kalo ga salah, di haditsnya sahabat bertanya “Yang mana yang selamat ya Rasulullah?”, bukan “Yang mana yang busuk ya Rasulullah?”. CMIIW

    Kalau dalam sholat kan kita berdoa itu tuuuhh… (bukan, bukan minta jadi ganteng atau jadi kaya). minta ditunjukkan jalan yg lurus, jalan yang Allah Ridhoi (Beri nikmat), bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan sesat.

    Mudah2an kita termasuk orang2 yg selalu diberi petunjuk. Amiin…

  13. bukannya itu umat nabi muhammad?๐Ÿ˜•

    sedangkan ummat nabi muhammad kan’ termasuk orang nasrani, buddha, taois, hindu, yahudi, dst.

    kalu ga salah hadits tu sohih sih… nanti nanya lagi ah sama bang debi๐Ÿ™‚

  14. @ pramur
    Ada gitu yang shalat doanya minta jadi ganteng?๐Ÿ˜›
    Astaga…๐Ÿ˜†

    @ halludba72623
    Umat Islam saja sudah terpecah jadi 193 keping, apalagi diikutkan yang lainnya?๐Ÿ˜•

  15. kecuali ke dokter bedah plastik,, emang bisa diubah lagi masalah kegantengan lewat do’a??

    kecuali ngubah selera pasar jadi suka tipe muka kita,, (Ma mau yang ini!!!)

  16. golongan yg mana tuh mister?
    lha kalo ketemu yg seperti itu laporan kemana?
    lha terus diapain mereka itu enaknya? apa kita kunyah juga? hehehe

  17. Yang pasti, kalau ada yang begitu, sebaiknya laporkan kepada Yang Maha Kuasa, lalu tindak lanjutnya cukup dengan tidak diikuti. Itu cara saya, sih. Bisa saja tiap orang membikin cara tindak lanjut yang beda-beda๐Ÿ˜›

  18. Hmm,, jadi kaya irdix,, sambil makan sambil ngomen,,๐Ÿ™‚

    masalah berubah jadi ganteng,, kalo bisa gitu sih, gapapa ngurus katepe lagi, bisa di’permudah’ ini,,๐Ÿ˜‰

  19. lho dipikirin beneran,,๐Ÿ˜›

    kasi liat tanda lahir,, bekas luka (atau operasi tangan yang patah),, atau ciri khas yang lain,,
    ๐Ÿ™‚

    kalo udah sukses kasi tau Ma ya,, Mau ngikut nih,,

    OOT berkepanjangan,,

  20. Aih, lah mak….
    Saya harus senang atau apa saya tidak tahu. Tapi bagus sekali…

    Tersentuh.

  21. @ Rizma Adlia
    Oke, stop OOT-nya di situ.

    @ divineangel
    Tentu saja ‘senang’ tidak terlalu relevan๐Ÿ˜›

    @ hafiz
    Nah, ‘seram’ lebih cocok daripada ‘senang’๐Ÿ˜›

  22. Ada satu lagi…

    Sembahannya tidak maha kaya…

    Masak dosa pakai ditimbang dan dibayar(sampai kas rumah ibadahnya miliaran(di Bandung ada))???

  23. Sesat? .. sejak jaman dulu kalee .. memang sudah banyak yang sesat. Makanya, beberapa kali Dia menurunkan utusan-Nya untuk mengingatkan orang2 yang sesat. Mudah2an kita menjadi orang yang berpikir, agar terhindar dari kesesatan.

  24. wih … banyak bener ya’ ….

    bener tuh kata si robot di atas … “waspadalah … waspadalah … !”

    *scroll ke atas … cari-cari* … pengikutnya blm ada yg datang kesini ya ???? … hmmmm…

  25. Nimpang coret boss, Tuhan versi mereka juga TIDAK ADIL orang yang beda pendapat dengan golongan mereka di anggap najis dak tidak boleh mendekat apalagi menyentuh daerah KERJA mereka ha..ha…

  26. Kalau aliran “sesat” semakin banyak, persis seperti cerita kuno tentang rakyat yang kena penyakit “gila” (gila beneran!) yang penyebarannya sedemikian sehingga memenuhi seantero negeri. Tinggal sang raja yang belum gila. Dan kemudian rakyat mengambil kesimpulan, satu-satunya yang gila di negeri ini adalah sang raja. Maka digantunglah raja yang gila ini…..

  27. ARTIKEL TELAH DIUPDATE MENYUSUL LAPORAN WARGA

    @ bahtiar
    Saya rasa kalau menurut penganutnya, pasti paling benar, Pak๐Ÿ˜› Tapi saya belum baca ideologinya. No comment dulu.

    @ calupict | kunderemp
    Jangan, nanti mereka merasa didzalimi. Manusia kalau sudah merasa didzalimi, merasa punya hak untuk ‘balas dendam’. Ingat holocaust?๐Ÿ˜›

    @ Tendo-Soji
    Sip, saya tambahkan di update artikel ini.

    @ erander
    Semoga kita nggak termasuk yang sesat ya Pak๐Ÿ™‚

    @ jurig | Rizma Adlia
    He? Itu bukan robot lho, coba baca manganya atau nonton animenya:mrgreen: Itu cybernetic, campuran elemen mesin dengan substansi-substansi biologis. Mereka punya daging, ditutup dengan polymer… *disumpal massa*

    Btw, aliran mereka agaknya melarang duduk-duduk dan ngobrol dengan para ‘sesat’ seperti kita. Jangan terlalu berharap, deh. Tapi kalau ada makian, nggak bakal saya hapus, deh. Kita tonton sama-sama, ya๐Ÿ˜›

    @ Suluh
    *baca baik-baik*
    Iya, kok jadi wadehelis begini, yah?๐Ÿ˜†

    @ joel
    Yup, artikel ini sudah diupdate mengikuti laporan anda๐Ÿ˜€

    @ agorsiloku
    Waah, ilustrasi tentang relativitas kebenaran yang sangat bagus, pak๐Ÿ™‚ Eh, tapi bukan ajaran nihilisme, ‘kan? Hehehe๐Ÿ˜›

  28. Btw, aliran mereka agaknya melarang duduk-duduk dan ngobrol dengan para โ€™sesatโ€™ seperti kita. Jangan terlalu berharap, deh

    yah,, kenapa gitu? takut najis??

    Satu lagi, pernah kejadian ada yang dipukul tangannya waktu tahiyyat gara gara jarinya digerakin,, bid’ah gitu katanya,, padahal ganggu orang solat bukannya dosa ya,,??

    apa standar dosa-nya juga beda??

  29. Kayaknya kalau sudah ada bid’ah-nya, nggak dianggap Islam lagi. Jadi, dia itu nggak sedang shalat (karena nggak Islam), dan halal dipukuli, dihajar, atau dikeprukin๐Ÿ˜‰
    Barakallahu fiikum wa jazakallahu khairaan,
    Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuuh.
    (chieeh, ketagihan, nih๐Ÿ˜› )

  30. Saya juga kadang heran, ini aliran apa neo-paganisme ya?๐Ÿ˜† Ngakunya sih nggak, tapi, ya maling ngaku maling ‘kan jarang, ya๐Ÿ™„

  31. Mungkin karena penganutnya juga masih bermental pagan…๐Ÿ™„

    Semboyannya, “Tuhanku nomor satuโ„ข ”:mrgreen:

  32. Btw ‘Pagan’ itu istilah peyoratifnya ‘kan ‘jahiliyah’ ya? Walau nggak terlalu tepat juga sih.

    Tapi orang ini mana terima dibilang bermental jahiliyah. Mereka ‘kan bangsa terpilih. Yang nggak ngikut sama mereka, baru jahiliyah:mrgreen:

  33. Huehehehe…. Puji Tuhan, Alhamdulillah… atau apalah. Yang penting, aku seneng dan merasa terbantu banget dengan “Peringatan” Anda ini. Makasih, dan saya akan “waspada”.

  34. Beberapa memang pernah menganggap dirinya lebih hebat dari Tuhan.
    Misalnya: Firaun, Lu Bu, Luca Blight, dan masih banyak lagi raja yang menganggap dirinya “dewa”.

  35. Well done. Geddhoe ini rupanya mulai mengeluarkan bakatnya… Salut dengan analisa dan kemampuannya untuk menuliskan sampai begini,๐Ÿ™‚

    Gubraaks, *lihat no.7* ๐Ÿ˜€

    IMO ada yang kurang pas, kalau mereka dengan begitu mudah kemudian menuduh kita sesat. lalu kita juga melakukan hal yang sama, terus apa dong bedanya kita dengan mereka?
    Emm, ini cuma masalah keberhati-hatian saja kok
    dalam melabelkan istilah sesat ini…๐Ÿ˜‰

    @Sora9n
    Paganisme ya? Tiba-tiba teringat ajaran Kabbalah yang sedang ngetrend di kalangan aktor dunia itu…

  36. @ jejakpena
    Sesat-nggak sesat itu ‘kan relatif. Saya, kayak Oom Wadehel, cuma menulis lewat sudut pandang saya saja. Di halaman about tertulis bukan? Pembaca dipersilakan untuk tidak setuju๐Ÿ˜‰

    Btw, soal Kabbalah… Hee… Madonna, Anthony Kiedis, FFVII…๐Ÿ˜† Btw itu pagan, ya? Kayaknya pantheis, tuh…๐Ÿ˜•

  37. Ya akhii. Antum ini siapa???? Berani beraninya menulis seperti ini. memangnya antum punya jenggot nabi????

  38. jangan … jangan dihapus …
    cukuplah engkau bertobat saja …๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

    :p

  39. sangat saya sayangkan bahwa antum begitu taklid dengan apa-apa yang ana sampaikan, masyaallah … *geleng-geleng kepala*

    *sok ‘alim*๐Ÿ˜€

  40. ups … kepleset …
    ralat … “saya” harusnya diganti “ana”๐Ÿ™‚

  41. Ya akhi…..
    Ana mewaqili qaum ana untukh mengkafirkanโ„ข Antum, karena antum sudah menulish yang tidakh senonoh tentang aliran ana yang suchi dari koreksian dan teguran

  42. hualah,, namanya jadi panjang gitu,,

    tapi kayanya kalo nama Ahlul Bait sama Ahlus-Sunnah digabung,, agak kagok ngeliatnya,,๐Ÿ˜›

    Geddoe belom di’anjing’kan?? apa malah diundang jadi anggota abu-abu??

  43. @ #62 Geddoe

    FFVII itu mah banjir elemen Kaballah, ngkali…๐Ÿ˜€

    Sephiroth, Tifereth, Jenova… belum lagi bentuk kota midgar yang desainnya rada2 nyerempet pohon sefirah. Banyak deh.

    Ssst, ada elemen Protokol Zion juga lho di situ.๐Ÿ˜‰

    -perasaan masih ada lagi sih, tapi lupa apaan-

    # 70 Fourtynine

    Abu Farid Al Akbar Bin Akhlul Bait Wal Akhlul Sunnah

    *ngakak guling-guling*

    Tambahin Al-Banjari, Mas…๐Ÿ˜†

    …….

    Ikutan deh.๐Ÿ˜•

    *transliterasi nama dikit, Sora –> Shalah*

    “Abu Shalah al Andonesy ibnu Worpressiy”:mrgreen:

    Bagus nggak ya?๐Ÿ™„

  44. Tiba-tiba jadi tertarik lagi, kapan-kapan cari artikelnya lagi ah๐Ÿ˜›

    Btw, Abu Salah Al-Buntakuniyy?๐Ÿ˜†

  45. Heeeeh,, Malah bikin nama nama kaa gitu,,

    kalo cewe ga pake Abu-Abu-an ya??

    anw, apa yang udah dibikin Yang Maha itu susah buat diartiin sama makhluknya yang ngga-Maha ya,, (eh,, topiknya masih tentang itu kan,,)

  46. buah..capek amat kang baca postingan plus komennya..

    tapi emang bener si, akhir2 ini banyak yg muncul “kembali”,
    mereka memanfaatkan masa reformasi untuk berganti topeng.
    Masya Alloh..Alloh MahaMengetahui

  47. @ # 62 Geddhoe

    Yup yup, komentar saya juga menurut pandangan saya kok, Geddhoe dipersilakan untuk tidak setuju๐Ÿ˜‰
    * kopi dari yg punya blog:mrgreen: *

    Eh, katanya Kabbalah itu dipercaya sebagai ajaran paganisme yang memadukan kepercayaan terhadap kosmos dengan jiwa manusia, gak ngerti juga sih detilnya seperti apa.
    Lhaa..giliran pantheisme saya tidak tahu…
    *googling dulu*

    Sousakiy Ibnul Bunta Al Mishrillyโ€ฆ
    Abu Salah Al-Buntakuniyy
    Abu Shalah al Andonesy ibnu Worpressiy
    Gyaa…
    *sampai sakit perut nulis komen*๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

  48. Hmm… bacaan yang menarik.

    Yang nomor 1 dan 7 itu yang paling sering saya dengar… Sampai ada larangan memasang atau menggambar makhluk hidup di rumah.

    Jadi ternyata itu sesat ya?

  49. lapor, dari pantauan saya, ada satu sifat lagi:
    Pelit dan Ribet, alias Tidak Maha Pemurah untuk masuk surga aj aturannya bejibun, gak boleh ini gak boleh itu, salaman sama tetangga sebelah rumah yang tiap minggu kebaktian aj gak boleh, dosa katanya, padahal tu tetangga sering kasih sayur lodeh dan lontong opor.

  50. ARTIKEL DIUPDATE MENURUTI LAPORAN
    @ Rizma Adlia
    Sesuai rikues, batal๐Ÿ˜›
    @ anung
    Waspada!:mrgreen:
    @ jejakpena
    Kalau yang Abu Kashim Al-Afghaniy itu?๐Ÿ˜•
    @ Xaliber
    Sesat atau tidak, silakan teliti sendiri, saya nggak mau ngasih ‘fatwa’:mrgreen: Baca dalilnya, yang pro dan kontra. Pelajari๐Ÿ˜‰
    @ rlanang
    Sip. UPDATE! 8)

  51. @ Geddoe

    Abu Kashim al-Afghaniy nuansa konyolnya kurang Mas, soalnya itu namanya memang bau timteng…:mrgreen:

    ~Kashim Al-Helmajistani, a.k.a Sousakiy ibnu Mishrilliy ~๐Ÿ˜†

  52. – Kashim Al-Helmajistani, a.k.a Sousakiy ibnu Mishrilliy-
    ck ck ck.. lagi ini satu…

    Eh? Sudah menyerah ya?๐Ÿ˜€
    Un, yang Al-Afghaniy itu sudah fit “auranya”
    *apalagi ini?*
    Ah, sudahlah…

  53. maap OOT

    apa gambar di post tsb anda buat sendiri?

    only if the answer is yes:
    apakah ada orang yang yang berkomentar mengenai gambar tersebut???
    [orang tersebut berdiri di sisi kiri anda ketika anda duduk di depan komputer anda]

    maap OOT

  54. Pingback: Ciri Orang Yang Darahnya Boleh Dihalalkan « o m a i g a t

  55. Pingback: Pengikut agama sekarang « o m a i g a t

  56. kalo nggak mau tersesat bertanyalah…

    *** tapi kalo dah bertanya malah disesatkan gimana yah!!! ***

    sorry nih ndak/belum ada niat punya website…

  57. Bang, kalo ngucapin selamat hari raya ke orang tua kita, yang notabene agamanya beda sama kita, itu dianggep sesat juga?

    wah…apa ndak boleh berbakti sama orang tua…?
    ::sigh::

  58. Begini;

    Kalau menurut SAYA (yang kemungkinan besar dicap sesat oleh orang yang saya anggap sesat), itu tidak sesat. Tapi menurut orang yang menganggap saya sesat, itu adalah sesat. Tapi itu ‘kan bagi mereka yang nota bene saya anggap sesat. Sekarang begini, menurut mas/mbak saya ini sesat atau tidak? Kalau saya dicap mas/mbak cap sesat, maka mengucapkan salam itu juga sesat, kalau saya tidak sesat, maka ia juga tidak sesat. Saran terakhir dari saya yang entah sesat atau tidak ini, soal sesat-sesat, jangan tanya pada kaum yang saya anggap sesat, nanti dalam sudut pandang saya yang entah sesat entah tidak ini, bisa terbawa menjadi sesat.

    …Bingung?

    Ahem. Singkatnya; memberikan salam saya anggap suatu kebaikan. Tidak pernah suatu kesesatan. Saya serius. Saya berniat untuk bisa ikhlas mengucap selamat pada siapapun dari ibu saya sampai dedengkot Zionis — dari yang saya anggap seiman sampai yang paling sesat.

  59. duh….Malang nian nasibku, yg ditakdirkan ga tumbuh punya jenggot.๐Ÿ˜ฅ

Comments are closed.