Alkisah, dahulu kala di belantara WordPress Indonesia, pernah terjadi konflik yang pelik; sebuah feud legendaris yang meletus sekitar awal tahun 2007 silam. Pertempuran antara kaum paderi melawan kaum adat.
Waktu itu BOTD masih merupakan alun-alun yang ramai didatangi rakyat, bukan sekadar simbol yang sudah usang dan tak bermakna. Di alun-alun inilah darah ditumpahkan. Sepenjuru kerajaan menyaksikannya, dan tak sedikit yang ikut menghunuskan keris dan tombak, kemudian ikut bertempur.
Hasil pertempuran waktu itu tidak terlalu jelas; entah siapa yang menang. Tidak lama setelah perang berakhir, panglima perang kaum paderi menghilang dari kerajaan, dan hanya muncul sesekali saja tanpa menarik perhatian. Di pihak lain, komandan kaum adat ditemukan mati bunuh diri—walau ternyata hanya rekayasa dan beliau hanya melarikan diri untuk memulai kembali kehidupan sebagai rakyat jelata.
* * *
Sebelum perang berakhir, wakil komandan kaum adat sempat bersabda;
“Ahahahaha… Bagaimanapun, Wadehel tetap sang ujung tombak, dan saya cukup shadow striker. Yang lain mungkin “hanya dianggap” barisan gelandang oleh Antosalafy, kekekekekeke…”
Maka dari itu…
Saya buatkan formasinya!

*tertawa menggelegar*
Ah, ini dibuat berdasarkan penafsiran saya atas rule of thumb berikut;

Kalau ada yang perlu diganti, silakan berkomentar.
Maaf jadi berbuat aneh-aneh. Saya bosan dan tiba-tiba ingin bernostalgia.
Ahhh, tidak disangka, itu semua sudah lebih dari setahun yang lalu…
* * *
Waktu berlalu. Para prajurit yang dulu bertempur pun, sudah banyak yang meninggalkan kerajaan. Bahkan beberapa sudah menyeberang untuk bertempur demi nama kaum lain…
Tapi pertempuran itu akan tetap terukir dalam sejarah.
*halah, apaan sih*

Susunan pemain lawannya mana bos?
Kini saya jadi staff di pinggir lapangan deh… Maklum sudah tua.
ABG produksi tahun 90an kok sudah tua…
Lha mau gimana lagi toh? Tulisanku sekarang sudah menurun jauh tingkat kesangarannya dan hanya berupa sindiran halus kepada orang dekat sebagai pertanda persahabatan.
Ah, yes, those were the times. Jaman-jamannya tulisan satir, puisi Laila, dan ad hominem menggelora™.
Sayangnya, jumlah posting satir jadi jauh berkurang sejak almarhum wadehel gantung sepatu. Oh well.
…
On a side note: IMO mas 49 lebih cocok jadi RMF, swap sama DB. Tapi ini pendapat pribadi sih. ^^
Dan saya dapet nomornya Fabregas di Arsenal, hohohoho xD@ Goenawan Lee
Gaya Pakdé?
@ galeshka
Jangan, ah, tidak pantas™.
@ Goenawan Lee | Infinite Inficio
Itu ‘kan formasi awal tahun 2007. Waktu itu kayaknya ente belum tua, deh. Masih lucu-lucunya.
Kutipan Gunawan di masa itu;
Nah, tidak terlihat tua, ‘kan?
*kipas-kipas*
@ sora9n
*tertawa menggelegar*
Ahem. “Kukatakan kepada pedang / Dirimu tak lagi berharga / tatkala disandingkan dengan kayu” (u_u)
*menahan diri untuk tidak berkeinginan memancung*
*tersenyum hangat*
Ahahaha. Formasinya itu….
Thanks buat reviewnya. Kalau waktu pertempuran itu mungkin formasi saya masih lebih cocok dibikin sebagai sayap kiri lewat gerakan
sokkekiri kirian.Lagi pula kalau dilapangan saya sukanya jadi bek kiri. tapi ga papalah, hitung hitung bernostalgila dengan pertempuran jaman itu. Ha ha ha ha ha.
Oh iya, sebenarnya kalau menurut pengamatan sepihak dari saya: pertandingan soal itu masih rame, namun nampaknya perdebatan bergeser kepada pemilik blog dengan sipil = (baca; non-blogger).
Hanya saja seperti yang ente sebutkan dalam post ini. BOTD yang telah tercemar telah membuatnya tertutupi.
BOTD?
buat para elit di wordpress doang yah? Blogger gak dianggap yah..
Bakalan ada lagi gakk babak pertempuran selanjutnya…?
*penonton*
Sayangnya , saya cuma menikmati sisa sisa pertandingannya saja. Telat datang euy.
nomer 11… nomer 11.. nomer 11…
Ah, saya juga kangen dengan pertandingan-pertandingan tahun itu. Sungguh, membuat otak ndeso saya jadi lebih matang dalam menyikapi perbedaan…
Eh, kenapa enggak pake 5 striker yang biasa lo pake di WE?
*datang lagi dan tersenyum dobel*
Wah waktu itu cuma jadi penonton yang suka senyum-senyum licik sambil kadang trenyuh mengelus dada
Nana Natsumesaya sendiri…Lagipula domain saya di blogsome
Eh kelupaan…
Apakah Anda-anda sekalian tidak berpikir untuk mencari musuh bersama yang baru? :p
@ Mr. Fortynine
Ya, tapi pertempuran yang selanjutnya ‘kan tidak melibatknan kaum paderi yang itu.
@ kunderemp an-narkaulipsiy
Khusus alumni WordPress awal tahun 2007.
*elitis*
*dilempari*
@ C4ndra
Seperti yang saya bilang,
@ danalingga
Hohoho. Masbro datangnya kurang cepat, tuh.
@ ManusiaSuper
Kenapa, mas? BTW, saya nggak ada niat menyamai Giggs, kok.
Amit-amit.Kangen itu ‘kan karena nostalgia, mas. Kalau sedang nostalgia itu, biasanya yang diingat yang bagus-bagus saja.
@ Nenda Fadhilah
Menyesuaikan dengan titah mas Joe yang waktu itu.
@ Goenawan Lee
*kembali tersenyum teduh*
@ lambrtz
Hohoho, masa-masa yang unik, ya.
Musuh bersama? Kalau cari musuh secara sengaja, saya malas, ah.
@ K. geddoe | Goenawan Lee
Kalian ngapain mesem-mesem gak jelas? Mengkuatirkan.
kayak pasangan gay aja
@ Nenda Fadhilah
Lah, ntar gak ada yang marking pergerakan Abu Aqil dan Wak Makassariy di sayap. Bisa diserang terus, itu.
[/terbawaArusBola]
Usulkan saja fitur ke Matt…
BOTD berbasis tag, kalau mau perang pakai tag khusus, PERANG. Jadi terpantau.
Jika kedamaian membosankan, maka perang adalah jalan terbaik.
ah yaaa…..saya inget itu…yg bikin saya tertarik melahirkan bayi saya sekarang…
ada kok yg saya dapat, ga melulu sia2.
yg saya dapat, saya jd lbh menghargai keberagaman, belajar debat scr elegan, dll.
*jabat tangan para prajurit*
*kalungi bunga*
@ sora9n
Hush.
@ dnial
Tag khusus ini diapakan? Diberi kapling di BOTD?
@ restlessangel
Hohoho! Ya, saya juga lama-lama lebih memahami keberagaman itu.
maklum rada kurang pedean
btw perangnya berakhir ya atau tersembunyi jadi perang dingin
He he he panglima perangnya udah takut atau malah merasa menang
*mencoba jadi provokator*
Saya berada dimensi lain waktu perang itu terjadi.
Missed all the fun lah… padahal saya bersedia jadi wasit.
Post ini membuat saya merasa begitu newbie di antara kalian… >_< Kayaknya musim pertandingan yang lalu itu saya malah belum register di WP.com ^^; (baru masuk April 2007)
Meh, walaupun waktu itu saya sudah eksis di sini, mungkin saya juga nggak bakal ikut-ikutan (lebih suka merumput di Liga Evolusi, Filsafat, Sains, atau General Theism)
Ah, saya ndak masuk, ya? Saya kan lahir Maret 2007.
@ secondprince
Kayaknya sih memang berakhir, mas. Tapi nggak tahu juga, ya.
@ gentole
Kalau Mas ikut, pastinya tambah seru. Setahu saya waktu itu belum ada punggawa kaum adat™ yang pemahamannya benar-benar esoterik seperti Mas.
@ Catshade
Wah, sebaiknya memang jangan, Mas. Soalnya kaum paderi itu agak xenophobic.
@ p4ndu_454kura®
Ndak. Waktu itu kamu masih kecil.
apa kabar baksosuper? *OOT*
Masih belum lahir.
Jadi Wadehel sekarang ke mana?
Ada yang tahu?
Perasaan ga jauh-jauh dari sini, deh. Di BOTD juga ada.
Tag khusus ini diapakan? Diberi kapling di BOTD?
Maksudku, BOTD berbasis tag.
Jadi nggak segeneral sekarang.
Barangkali diberi channel-channel tertentu, ya? Dan kalau mau bergabung, bubuhkan tag yang sesuai dengan channel tersebut di post ybs.
Menarik juga. Sudah coba tanya?
Perasaan saya juga lebih teduh sama kayak Mansup deh.
Gawat ini, kalau dugaannya sudah sampai ke sini berarti orientasi si penduga mengerah ke…. padahal 2 pelaku tidak berprasangka seperti itu.
*kabur*
Ya tapi ente ‘kan sempat nulis puisi jenggot yang menohok.
Ah… masa-masa itu…
Ya, masa-masa itu…
Masa itu, saya sih cuman penyerang serabutan. Lebih banyak melongo melihat serangan lawan yang seringkali offside.
*membayangkan*
Sepertinya memang sesuatu yang seru ya….
kalo bisa nonton pertempurnan itu maksudnya,
*ingat pertama kali kenal ama G*
Sebuah kejadian dimasa lalu memang indah saat dikenang. bahkan kejadian yang menyakitkan sekalipun….
*mengingat saat dimana kami menertawakan sebuah pertengkaran di masa lalu*
@ CY
Waktu itu musuh sering offside, tetap memasukkan bola ke gawang, merayakan gol, dan menganggapnya sah.
@ Snowie
Kenangan itu, kalau dilihat lewat sudut pandang biologis seperti yang pernah saya baca, sangat tergantung pada stimulus dan disposisi pikiran saat mengenang.
Kalau lagi mau nostalgia yang indah-indah, semuanya akan indah.
Sebaliknya, kalau mengingat sesuatu yang tidak menyenangkan, semuanya akan jadi buruk.
Pada kenyataannya, di semua era, umumnya seimbang saja antara kebahagiaan dan kesedihannya.
Kenapa Giggs di bilang amit-amit???? *tendang geddoe pake gaya banana kick*
Gimana kalo Habib Rizieq kita minta nge-blok?
Hmm…
Saya sih setuju-setuju saja, tapi beliaunya mau tidak? Dengan asumsi setelah sidang nanti tidak masuk bui, lho.
ternyata perubahan itu terjadi disini juga…
@Goenawan Lee
Saya curiga syaraf senyum anda kena totok pihak lawan sejak pertempuran terakhir. Sehingga terus tersenyum hingga kini…
Ndak, ini sesuai blog Bu Evy: SENYUM ITU SEHAT
@ Kopral
BETE
PADAHAL SAIA WAKTU ITU (RETORIKA) JUGA IKUT BERTEMPUR KAN ? MANA JASA JASA SAIA SEBAGAI VETERAN PERANG !!! KOK NGGAK DISEBUT SEBUT SIH :evil
^
Lah… blog retorika kan terbitnya bulan Oktober 2007?
Ini perangnya bulan Maret, mas.
Ah, saya masih belum lahir saat jaman perang itu…
Tapi saya masih sering membaca sejarahnya dan banyak belajar dari para pejuang-pejuang itu..
Seseorang harus bikin banner seperti ini: “Blogger yang besar adalah blogger yang menghargai jasa para pahlawannya.”
*tertawa menggelepar*
Fortynine sama Berry tukar posisi tuh. Fortynine lebih kekiri-kirian, itu pengakuannya sendiri. Pramur juga dengan Sora tukar posisi juga, Pramur lebih adem-ayem daripada Sora. Malah menurut saya Pramur lebih cocok jadi bek tengah gantiin posisinya Mbah Lee yang katro.
Hahahaha… saya juga suka tertawa sendiri kalau mengingat masa-masa kegelapan itu. Benar-benar luar biasa, sampai berdarah-darah. Bu Evy aja sampai dikata-katain supaya hanya ngurusin dapur aja sama si tersangka.
Benar-benar jaman kegelapan.
Btw, ini pertandingannya dimana? Santiago Bernabeu, Old Trafford, Anfield, Stamford Bridge, San Siro, atau Nou Camp ? Kalau saya usulin di Stadion Lebak Bulus.
*dan saya rela jadi tukang potong rumput stadion asal bisa nonton gratis pertandingannya*
*tertawa menggelepar lagi*
@ joyo
Apanya, Masbro?
@ Goenawan Lee
:-*
=))
@ CY
Saya tidak mahir totok-menotok, lho.
@ tarzankota
Ini bentrok era pertama, masbro. Yang masa April.
Kalau yang di mana ente atau mas Anthony Steven terlibat dulu itu era keduanya, di akhir tahun.
@ sora9n
Senior nih ceritanya?
@ Nazieb | Catshade
Ini. http://rosenqueencompany.files.wordpress.com/2008/09/jasapahlawan.gif
@ goldfriend
*ada Mas Fertob*
*terpana*
*menjura*
Hohoho, memang waku itu ‘berdarah-darah’. Saya ingat waktu Bu Evy sampai disuruh tidak usah mengurus, lalu istilah-istilah macam “Anjing Menggonggong Jahel Wedehell” dan “Joe(bang)satch”. Kalau dipikir-pikir, kaum paderi™ tidak sepenuhnya agamis waktu itu.
*ikut tertawa menggelepar*
@ goldfriend
Eh ada mas Fertob.
*ikut menjura bareng Geddoe*
*halah* x(
Hooh, iya tuh. Padahal isi postnya beliau waktu itu cenderung simpatik. Saya jadi nggak enak sendiri kalo mengingatnya. >_>
Tapi saya suka jadi DMF.
[/mekso]
@ K. geddoe
Sesungguhnya diam adalah hikmah™. (u_u)
*makan kacang goreng*
Hus, jangan bawa-bawa senioritas. Masalah sensitif, tauk!
Eh, ada bang Ferry??
*menjura di belakang Dipo & Sora, masbuk soalnya*
Saya baru saja berpikir menempatkan Bang Fertob sebagai asisten pelatih
@ sora9n
BTW, kalau ingat kata “Wede-hell” itu saya kok mikirnya; “pun-nya ga dapet?”
…
*terus menjura*
@ Kopral
Siap komandan … waktu itu Indobikers juga belum lahir
Siap Salah …
Mohon Petunjuk untuk mengorbankan perang lagi
Pak Agor, Kang Roffi, Om Fertob, Passya ?
Apa kabarnya para cerdik pandai itu….
*Telat datang*
Ah, the good ‘ol times…
Waktu itu saya lahir November 2006, ya ? *Merasa sok tua*
Iya, ane kalau dibandingkan sama Mr. 49, kayaknya masih belum sesangar itu.
Swap dong, ah.
Dan betul, “perang” sudah usai. Para tentara yang pernah berlaga di medan perang sudah banyak menyarungkan pedang, menyudut dan hidup damai. Meski (saya) sesekali sering membawa kompor. Tapi masa kejayaan sudha lewat.
*Memakai logat lama*
@ Mansup :
Saya psikoterapis saja. Kalau ada yang capek bertempur dan butuh bantuan psikologis, baru saya berguna. Yang cocok jadi pelatih itu siapa ya ?
Pak Agor mungkin, atau malah Bu Evy ?
@ DeBe :
Ah, kamu juga sangar kok.
@ Sora :
Senioritas itu seperti pedang bermata 2, Jenderal!!
Masa lalu blogosphere wordpress Indonesia?
Seperti baca buku sejarah.
baru ngeh…
seharusnya nomer 10 itu milik saya. lha 2nd strikernya kan saya, hahaha!
saya menjadi saksi hari itu walau cuma menjadi penonton….