Mbak Taki

Soulcalibur IV baru saja rilis beberapa waktu yang lalu; sekaligus di PlayStation 3 dan Xbox 360. Berhubung saya tidak memiliki satu pun di antara dua konsol yang disebutkan, yang bisa dilakukan hanya menonton saja.

Namun dari jauh-jauh hari, yang menarik perhatian saya adalah Mbak Taki;

Seperti yang bisa kita lihat, memang properti beliau sangat besar. Tapi jangan berpikir yang aneh-aneh dulu, sebab, selain bukan itu yang hendak diperbincangkan, saya sendiri lebih menyukai Seong Mi-Na dan Tira.

Yang menarik perhatian saya adalah kostum yang dikenakan oleh Mbak Taki tersebut. Karena sedikit menggelikan: kostumnya begitu ketat, bahkan di area dada.

Maka dari itu saya lalu berpikir, kostum itu pasti sangat aneh ketika dilepaskan.

About these ads

33 thoughts on “Mbak Taki

  1. BTW, Soulcalibur IV lagi-lagi tidak menyertakan Hwang dalam rosternya. Sepertinya tidak belajar dari kesalahan seri sebelumnya di mana absennya beliau diprotes dari segala penjuru.

  2. Kalau kostumnya dilepas yang jadi perhatian adalah Mbak Taki, bukan bentuk kostumnya. :D

    Asumsi lain : kostum itu memiliki partikel pintar yang bisa mengembang atau menyempit sesuai dengan permukaan benda yang ditutupi. (yeah… menyalahi Occam’s Razor).

  3. Kalau kostumnya dilepas yang jadi perhatian adalah Mbak Taki, bukan bentuk kostumnya. :D

    Mengabaikan itu dulu, deh. :D

    Asumsi lain : kostum itu memiliki partikel pintar yang bisa mengembang atau menyempit sesuai dengan permukaan benda yang ditutupi.

    Tapi Soulcalibur itu ‘kan settingnya abad pertengahan…

    hipotesis kedua :
    Itu bukan kostum sebenernya, tapi body paint.
    Berarti. . . . .

    Berarti… 8O :lol:

  4. @ Goenawan Lee

    Tidak ada alasan ilmiahnya? :P

    @ sora9n

    Rasanya tarikan seperti itu lumayan umum, nggak mesti diatributkan ke Tony Wong. :? Lagipula kalau sugesti itu datang dari caranya menggambar wajah… berarti bukan, sebab memang gaya yang diaplikasikan ke Mbak Taki cenderung berbeda dibanding karakter lainnya.

    I.e. mata cewek-cewek lainnya gede-gede. :mrgreen:

  5. Penjelasan ilmiahnya :
    Bisa lihat tonjolan kecil di ujung tonjolan besar. Kalau ditutup kain seketat apappun, tidak akan semenonjol itu. Lalu masih ditambah detail otot yang nggak akan terlihat jelas jika tertutup kain.

    Jadi pasti yang menutup tubuhnya hanya cat.

    QED.

  6. <b.@ K. geddoe

    Yang utama memang dari cara gambar wajahnya, sih; tapi gambar rambutnya juga. I.e. bentuk melengkung + shadingnya; rasanya kok mengingatkan sama artwork Pedang Maha Dewa. :P

    *IMHO sih*

    Saya punya penjelasan yang lebih baik: Sex sells. :P

    Ms. Fanservice? :mrgreen:

    Ah, saya lebih suka tipe girl next door yang proporsinya nggak gembung mekso bin aneh seperti di atas. :lol:

  7. Iya juga. Saya juga sedikit merasa begitu, tapi hanya kalau melihat Taki sendiri, deh. Walau memang warna-warnanya belum sementereng bikinan Tony Wong.

    Ms. Fanservice? :mrgreen:

    Ya. :mrgreen:

    Ah, saya lebih suka tipe girl next door yang proporsinya nggak gembung mekso bin aneh seperti di atas. :lol:

    Kalau kesukaan saya sudah saya tuliskan di atas, tho? Seong Mi-Na dan Tira. :)

  8. Saya lagi di jalan, buka pake HP, ga bisa liat image.. :cry:

    Tapi membaca tulisan dan komentar, saya berkesimpulan si mbak pasti menderita sakit punggung akut..

  9. Pfft, girl fighters are already semi-whores, anyway… :P

    *fans berat Voldo*

    Desain kostum yang ngepas sampai ke area lembah antar payudaranya ini yang selalu mengusik suspense of disbelief saya ketika menonton/membaca/memainkan anime/manga/game tertentu. It’s quite unrealistic even for a tightly fitted clothes, the only logical conclusion is that the costumes were deliberately designed that way by whatever force of perversion that exists in their universe.

    Or maybe the characters consciously wear that kind of ‘dress’ (see: Ivy) to distract their male opponents?

    Tapi Soulcalibur itu ‘kan settingnya abad pertengahan…

    They have Spawn, Heihachi, and Yoda/Vader… >_>

  10. OOT:

    1. Dipikir2 aneh juga ya…
    Wong para atlet renang, lari, dkk aja dadanya pada datar karena konon katanya bisa memalukan negara (dada besar –> pas kompetisi bikin repot –> kalah –> negara malu)
    La ini pertandingan mempertaruhkan hidup dan mati, masih sempet2nya mikirin penampilan?

    Taki-nya yang aneh atau desainernya?

    Atau penggemarnya yang nafsu? :p

    2.
    Premis 1 : The size of her you-know-lah is very big –> perempuan
    Premis 2 : Kartun, matanya kecil –> laki2
    Kesimpulan : shemale??

    *ngawur*

  11. @lambrtz:

    1. Dugaan saya, para atlit itu sengaja dipilih yang berdada kecil karena memang dada besar bisa mengganggu aerodinamika gerakan mereka (dengan kata lain, menyulitkan mereka untuk bergerak dengan efisien). Big boobs create more drag in the water/air.

    Dalam pertandingan ‘bela diri’ semacam ini, efek psikologis dari dada besar (plus tanpa sokongan) yang mampu memecah konsentrasi lawan laki-laki dan mengintimidasi lawan perempuan justru bisa menjadi keuntungan tersendiri.

    2. Dalam kartun jepang, kasus-kasus ‘trap’ atawa karakter jebakan (terlihat seperti perempuan padahal sebenarnya laki-laki) justru kebanyakan berdada rata. Contoh paling fenomenal dari kasus ini adalah Bridget. Everyone gays for Bridget. :P

  12. @ lambrtz | Catshade

    1. Setahu saya seorang kunoichi juga seringkali bertindak sebagai mata-mata, di mana properti seperti *itu* juga bisa menjadi aset penting.

    Dan itu bisa berfungsi seperti airbag.

    2. Oh, I do collect trap pictures and comics. Traps are awesome.

  13. itu yg nyiptain dan ngedesain tokoh mbak taki ini pasti cowok. jadi imaginasi, fantasi, dan segala mimpi basahnya dia, dituangkan semua ke mbak taki.

    IMO, semua tokoh2 cewe di game2 *anu, saya ngga doyan game, jd ga tau, tp kl liat gambarannyaa* kok semua nonjolin big boops sih….
    misal lara croft, trus sapa lagi entah….

Comments are closed.