Saya lihat, saudara-saudara saya pun banyak yang mengakui kalau dulu Indonesia pernah dijajah. Tiga setengah abad lamanya. Saya sih tidak mau mengakui. Hahaha, heran. Kok mau-maunya mereka semua punya nenek moyang orang dijajah? Nenek moyang saya adalah penguasa Asia Tenggara yang agung! Bukan bangsa terjajah!
Indonesia tidak pernah dijajah.
Berita dan testimoni yang ada, bisa jadi hasil manipulasi. Sayang sekali kalangan akademisi banyak yang mempercayai hoax ini.
* * *



Kalau anda bingung, perhatikan tag.
*katarsis*
Entah, saya tahu ini apa, tapi ndak tahu apa maksudnya…
Yang jelas nenek moyang saya dulu seorang pelaut..
binggung aku.
Kalau Indonesia sih ndak tahu, Ged…
Tapi kalau tanah kelahiran saya ini, memang ndak pernah dijajah. Yang disebut penjajah saja mengakuinya..
Ya… Ya.. Saya tahu ini kemana arahnya. Masa sih mau percaya begitu saja berita-berita dulu, kan?
Evolusi & sejarah?
Antara fosil dan manuskrip?
Kecenderunga lebih percaya catatan itu, mungkin masih wajar dan logis kayanya
Sori kalo salah nangkap
*ngacir subuhan*
Kayaknya belum ada yang nyambung.
Ndak apa-apa…
Kelebihan satire memang di situ. Bisa multitafsir
meski saya tetap nangkapnya ini sama taqlid tentang kebenaran, entah bernama evolusi atau agama
saya kira Indonesia memang tidak pernah dijajah Belanda.
Mereka hanya memperkenalkan peradaban pada kita. Belanda mengatakan bahwa, mereka telah berhasil membuat bangsa Indonesia menjadi maju dan beradab. Sebagai gantinya Belanda bisa mengekspor hasil bumi Indonesia, kesepakatan yang saling menguntungkan.
Itu memang bukan penjajahan. Itu adalah pertukaran budaya selama 350 tahun. Indonesia memang tidak pernah dijajah. Para akademisi itu berlebihan dan punya mental sado-masokis sehingga buta akhlaknya!!!!
Saya kok merasa lagi disindir nih pral.
Kan saya tidak percaya Tuhan begin begitu kalo masih kata orang doank. Belon membuktikan sendiri.
*pulang dengan tertunduk*
Juga masih belum ada yang paham.
Bagus juga, toh hanya katarsis.
Tentu saja, nenek moyang saya adalah penguasa Asia Tenggara yang sudah diakui kedaulatannya di dunia internasional. Lihat saja Majapahit dan kerajaan besar lainnya. Mereka penguasa, bukan bangsa yang dijajah.
Justru karena mereka dulu penguasa Asia Tenggara, seharusnya kita jadi penguasa dunia saat ini.
Tidak mengerti.
Apakah maksudnya Gajah Mada? Apakah maksudnya bangsa Indonesia itu sebenarnya bermental penjajah, jadi tidak mungkin bisa dijajah? Begitu?
*memperhatikan asumsi-asumsi yang semakin lari dari maksud*
*sweat*
What you believe does not necessarily means the truth especially if conspiracy theory involved.
Sebenarnya saya paham kok. Cuman nggak mau ngasih tahu aja.
Bukankah satir kehilangan efektivitasnya kalo nggak ada orang yang tau apa yang sedang disatirkan? ^^;
Here, let me try…
Seenggaknya itulah yang saya tangkap dari tag-nya… >_>
@ Catshade
Touché. Cheers, Sherlock.
BTW, saya ‘kan udah bilang. Cuma katarsis.
Jujur, satir yang ini agak sulit saya tangkap.
Ah, jadi maksudnya nenek moyang kita adalah
bangsa terjajahmonyet. Dan karena itu tidak mungkin dijajah oleh monyet. Monyet kok makan monyet?Kalo merhatiin tag-nya sih…
Kayaknya terpengaruh sama postnya mas Fertob tempo hari, nih?
…
BTW. IMHO sih, orang-orang cenderung menolak kaitan manusia dengan primata karena hal-hal sbb. (o_0)”\
(1) merendahkan ide bahwa manusia adalah makhluk yang spesial dan berbeda. Ternyata ada kemungkinan bahwa kita tak jauh beda dengan hewan lain, kecuali dalam hal kemajuan evolusi. IMHO ini sebentuk narsisme antroposentrik.
(2) ditambah lagi penafsiran kitab suci pada umumnya selalu menekankan bahwa manusia diciptakan secara khusus oleh Tuhan. Alhasil makin berkembanglah penolakan terhadap evolusi.
Padahal dua hal itu bukan intinya teori evolusi. Tapi karena berpotensi melanggar harkat dan martabat™ manusia… well, it becomes personal.
@ sora9n
Sepakat soal narsisisme antroposentrik. Buruk rupa cermin dibelah?
Eh, ente ini seorang plagiat. Ente meniru apa yang saya tulis [disini]. Lengkap dengan satirnya, hiperbolanya, dramatisasinya, dan semuanya.
Apa tulisan ente mau dibilang “sampah” ?
Hwakakakakak….
Saya lagi pikir2 gimana kalo tulisan “dijajah” dituker dengan “merdeka” hihihi…
nope, we were never dijajah. exaggeration. pointing fingers and blaming other people.
nanti kalo diprotes karena suka exaggerate dan ngeblame org lain jawabnya: “yah, gimana dong, namanya juga bangsa produk terjajah ratusan tahun, masih dalam periode pencarian identitas..”
Jadi Ged, menurutmu
nenek moyang manusiaIndonesia dulu itu pernahjadi monyetdijajah atau tidak?Perlu dipastikan juga itu hingga 100% mungkin level kepastiannya. Biar ndak ada mental turunan
monyetkolonial buat ngeblame orang lain mlulu dalam hal apapun, dalam bentuk apapun, dan dimanapunsaya juga
Tentu saja, karena orang Indonesia tidak bisa disamakan dengan orang-orang yang terjajah. Orang Indonesia itu high-class; berbeda dengan yang lainnya.
Siapa sih yang menciptakan cerita itu? Tukang ngibul. Semua textbook sejarah yang diajarkan ke para murid di Indonesia itu menyesatkan. Palsu. Tidak benar.
Sampai-sampai ada ahli sejarah yang masuk penjara karena mencoba meluruskan hal ini! Ini pasti skenario yang dibuat oleh pihak Barat yang mencoba menjatuhkan derajat kita dan membuat mereka terlihat superpower.
—
Hmm, saya baru sadar setelah melihat contekannya, sebenarnya.
Pokoknya (!) saya tidak mengerti..
@ Chocoholic
Ya kalau dipikir-pikir, bener juga, sih. Bukannya pointing fingers memang udah jadi budaya bangsa ini?
@ goldfriend
*menjura*
@ Xaliber
*ngakak koprol*
Indonesia memang tidak dijajah. Setidaknya sampai abad 20, kita masih merdeka. Yang dijajah itu cuma sebagian.
Jawa dijajah mulai tahun 1755 (dengan dipaksanya sultan Mataram untuk mengakui kewajiban berkonsultasi dengan Belanda sebelum memilih patih yang akhirnya menjadi perpecahan Mataram) dan itupun Yogya masih mandiri dari kekuasaan Belanda hingga Indonesia merdeka. Bukti Yogya merdeka? Belanda gak berani merazia istana Yogyakarta waktu mereka melakukan invasi di tahun 1948.
Aceh? Tau sendiri lah.. baru abad 20-an mereka menyerah.
(analogi yang salah untuk membuktikan hal yang mungkin benar
)
Indonesia dijajah sama Belanda itu mungkin salahnya guru sejarah, tho ? Saya sih percayanya Sriwijaya dan Majapahit itu adalah tonggak pendiri Nusantara (Yang notabene sekarang Indonesia) paling hebat dan wedan sepanjang masa.
Tafsirannya mungkin seperti itu.
Umm… 400 tahun yang lalu hingga kira-kira 1928 tidak ada tuh yang namanya Indonesia.