Saya Tidak Percaya Indonesia Dulu Pernah Dijajah

Saya lihat, saudara-saudara saya pun banyak yang mengakui kalau dulu Indonesia pernah dijajah. Tiga setengah abad lamanya. Saya sih tidak mau mengakui. Hahaha, heran. Kok mau-maunya mereka semua punya nenek moyang orang dijajah? Nenek moyang saya adalah penguasa Asia Tenggara yang agung! Bukan bangsa terjajah!

Indonesia tidak pernah dijajah.

Berita dan testimoni yang ada, bisa jadi hasil manipulasi. Sayang sekali kalangan akademisi banyak yang mempercayai hoax ini.

* * *

Update: Busted. See [this] for details. undefined

33 Tanggapan ke “Saya Tidak Percaya Indonesia Dulu Pernah Dijajah”


  1. 1 K. geddoe Juni 13, 08 pukul 2:51 am

    Kalau anda bingung, perhatikan tag. :)

    *katarsis*

  2. 2 Nazieb Juni 13, 08 pukul 3:35 am

    Entah, saya tahu ini apa, tapi ndak tahu apa maksudnya…

    Yang jelas nenek moyang saya dulu seorang pelaut.. :mrgreen:

  3. 4 alex® Juni 13, 08 pukul 6:03 am

    Kalau Indonesia sih ndak tahu, Ged…

    Tapi kalau tanah kelahiran saya ini, memang ndak pernah dijajah. Yang disebut penjajah saja mengakuinya.. :P

    Ya… Ya.. Saya tahu ini kemana arahnya. Masa sih mau percaya begitu saja berita-berita dulu, kan?

    Evolusi & sejarah?

    Antara fosil dan manuskrip?

    Kecenderunga lebih percaya catatan itu, mungkin masih wajar dan logis kayanya :roll:

    Sori kalo salah nangkap :P

    *ngacir subuhan*

  4. 5 K. geddoe Juni 13, 08 pukul 7:24 am

    Kayaknya belum ada yang nyambung. :P

  5. 6 alex® Juni 13, 08 pukul 7:37 am

    :lol:

    Ndak apa-apa…
    Kelebihan satire memang di situ. Bisa multitafsir :lol:

    meski saya tetap nangkapnya ini sama taqlid tentang kebenaran, entah bernama evolusi atau agama :mrgreen:

  6. 7 dnial Juni 13, 08 pukul 8:15 am

    saya kira Indonesia memang tidak pernah dijajah Belanda.
    Mereka hanya memperkenalkan peradaban pada kita. Belanda mengatakan bahwa, mereka telah berhasil membuat bangsa Indonesia menjadi maju dan beradab. Sebagai gantinya Belanda bisa mengekspor hasil bumi Indonesia, kesepakatan yang saling menguntungkan.

    Itu memang bukan penjajahan. Itu adalah pertukaran budaya selama 350 tahun. Indonesia memang tidak pernah dijajah. Para akademisi itu berlebihan dan punya mental sado-masokis sehingga buta akhlaknya!!!!

  7. 8 danalingga Juni 13, 08 pukul 9:33 am

    Saya kok merasa lagi disindir nih pral. :P

    Kan saya tidak percaya Tuhan begin begitu kalo masih kata orang doank. Belon membuktikan sendiri.

    *pulang dengan tertunduk*

  8. 9 K. geddoe Juni 13, 08 pukul 9:42 am

    Juga masih belum ada yang paham. :lol:

    Bagus juga, toh hanya katarsis. :P

  9. 10 p4ndu_454kura© Juni 13, 08 pukul 11:07 am

    Tentu saja, nenek moyang saya adalah penguasa Asia Tenggara yang sudah diakui kedaulatannya di dunia internasional. Lihat saja Majapahit dan kerajaan besar lainnya. Mereka penguasa, bukan bangsa yang dijajah.

    Justru karena mereka dulu penguasa Asia Tenggara, seharusnya kita jadi penguasa dunia saat ini. :cool:

  10. 11 gentole Juni 13, 08 pukul 11:09 am

    Tidak mengerti.

    Apakah maksudnya Gajah Mada? Apakah maksudnya bangsa Indonesia itu sebenarnya bermental penjajah, jadi tidak mungkin bisa dijajah? Begitu?

  11. 12 K. geddoe Juni 13, 08 pukul 11:30 am

    *memperhatikan asumsi-asumsi yang semakin lari dari maksud* :P

  12. 13 Nenda Fadhilah Juni 13, 08 pukul 12:10 pm

    *sweat*
    What you believe does not necessarily means the truth especially if conspiracy theory involved.

  13. 14 dana Juni 13, 08 pukul 12:53 pm

    Sebenarnya saya paham kok. Cuman nggak mau ngasih tahu aja. :cool:

  14. 15 Catshade Juni 13, 08 pukul 1:21 pm

    Bukankah satir kehilangan efektivitasnya kalo nggak ada orang yang tau apa yang sedang disatirkan? ^^;

    Here, let me try…

    Hahaha, heran. Kok mau-maunya mereka semua punya nenek moyang orang dijajah monyet? Nenek moyang saya adalah penguasa Asia Tenggara yang agung makhluk mulia ciptaan Tuhan! Bukan bangsa terjajah monyet!

    Seenggaknya itulah yang saya tangkap dari tag-nya… >_>

  15. 16 K. geddoe Juni 13, 08 pukul 1:40 pm

    @ Catshade

    Touché. Cheers, Sherlock. :mrgreen:

    BTW, saya ‘kan udah bilang. Cuma katarsis. :P

  16. 17 p4ndu_454kura© Juni 13, 08 pukul 1:45 pm

    *memperhatikan asumsi-asumsi yang semakin lari dari maksud* :P

    Jujur, satir yang ini agak sulit saya tangkap. :P

  17. 18 p4ndu_454kura© Juni 13, 08 pukul 1:50 pm

    Touché. Cheers, Sherlock. :mrgreen:

    Ah, jadi maksudnya nenek moyang kita adalah bangsa terjajah monyet. Dan karena itu tidak mungkin dijajah oleh monyet. Monyet kok makan monyet? :lol:

  18. 19 sora9n Juni 13, 08 pukul 2:26 pm

    Kalo merhatiin tag-nya sih…

    Diterbitkan Juni 13, 08 Sains , Satir , Sosio-Politik
    Tags: Biologi, Fallacy, Teori Evolusi, Wishful thinking

    Kayaknya terpengaruh sama postnya mas Fertob tempo hari, nih? :mrgreen:

    BTW. IMHO sih, orang-orang cenderung menolak kaitan manusia dengan primata karena hal-hal sbb. (o_0)”\

    (1) merendahkan ide bahwa manusia adalah makhluk yang spesial dan berbeda. Ternyata ada kemungkinan bahwa kita tak jauh beda dengan hewan lain, kecuali dalam hal kemajuan evolusi. IMHO ini sebentuk narsisme antroposentrik.

    (2) ditambah lagi penafsiran kitab suci pada umumnya selalu menekankan bahwa manusia diciptakan secara khusus oleh Tuhan. Alhasil makin berkembanglah penolakan terhadap evolusi. :?

     
    Padahal dua hal itu bukan intinya teori evolusi. Tapi karena berpotensi melanggar harkat dan martabat™ manusia… well, it becomes personal. :lol:

  19. 20 K. geddoe Juni 13, 08 pukul 2:42 pm

    @ sora9n

    Sepakat soal narsisisme antroposentrik. Buruk rupa cermin dibelah?

  20. 21 goldfriend Juni 13, 08 pukul 4:52 pm

    Eh, ente ini seorang plagiat. Ente meniru apa yang saya tulis [disini]. Lengkap dengan satirnya, hiperbolanya, dramatisasinya, dan semuanya.

    Apa tulisan ente mau dibilang “sampah” ?

    Hwakakakakak…. :lol:

  21. 22 CY Juni 13, 08 pukul 6:48 pm

    Saya lagi pikir2 gimana kalo tulisan “dijajah” dituker dengan “merdeka” hihihi… :mrgreen:

  22. 23 Chocoholic Juni 13, 08 pukul 7:35 pm

    nope, we were never dijajah. exaggeration. pointing fingers and blaming other people.

    nanti kalo diprotes karena suka exaggerate dan ngeblame org lain jawabnya: “yah, gimana dong, namanya juga bangsa produk terjajah ratusan tahun, masih dalam periode pencarian identitas..”

  23. 24 alex® Juni 13, 08 pukul 8:54 pm

    Jadi Ged, menurutmu nenek moyang manusia Indonesia dulu itu pernah jadi monyet dijajah atau tidak? :mrgreen:

    Perlu dipastikan juga itu hingga 100% mungkin level kepastiannya. Biar ndak ada mental turunan monyet kolonial buat ngeblame orang lain mlulu dalam hal apapun, dalam bentuk apapun, dan dimanapun :D

  24. 26 Xaliber von Reginhild Juni 13, 08 pukul 10:25 pm

    Tentu saja, karena orang Indonesia tidak bisa disamakan dengan orang-orang yang terjajah. Orang Indonesia itu high-class; berbeda dengan yang lainnya.

    Siapa sih yang menciptakan cerita itu? Tukang ngibul. Semua textbook sejarah yang diajarkan ke para murid di Indonesia itu menyesatkan. Palsu. Tidak benar.

    Sampai-sampai ada ahli sejarah yang masuk penjara karena mencoba meluruskan hal ini! Ini pasti skenario yang dibuat oleh pihak Barat yang mencoba menjatuhkan derajat kita dan membuat mereka terlihat superpower.

    Hmm, saya baru sadar setelah melihat contekannya, sebenarnya.

  25. 27 ManusiaSuper Juni 13, 08 pukul 11:52 pm

    Pokoknya (!) saya tidak mengerti..

  26. 28 K. geddoe Juni 14, 08 pukul 2:58 am

    @ Chocoholic

    Ya kalau dipikir-pikir, bener juga, sih. Bukannya pointing fingers memang udah jadi budaya bangsa ini? :P

    @ goldfriend

    *menjura* :mrgreen:

    @ Xaliber

    *ngakak koprol*

  27. 29 kunderemp Juni 14, 08 pukul 4:34 am

    Indonesia memang tidak dijajah. Setidaknya sampai abad 20, kita masih merdeka. Yang dijajah itu cuma sebagian.

    Jawa dijajah mulai tahun 1755 (dengan dipaksanya sultan Mataram untuk mengakui kewajiban berkonsultasi dengan Belanda sebelum memilih patih yang akhirnya menjadi perpecahan Mataram) dan itupun Yogya masih mandiri dari kekuasaan Belanda hingga Indonesia merdeka. Bukti Yogya merdeka? Belanda gak berani merazia istana Yogyakarta waktu mereka melakukan invasi di tahun 1948.

    Aceh? Tau sendiri lah.. baru abad 20-an mereka menyerah.

    (analogi yang salah untuk membuktikan hal yang mungkin benar :P )

  28. 30 Mihael Ellinsworth Juni 14, 08 pukul 5:16 pm

    Indonesia dijajah sama Belanda itu mungkin salahnya guru sejarah, tho ? Saya sih percayanya Sriwijaya dan Majapahit itu adalah tonggak pendiri Nusantara (Yang notabene sekarang Indonesia) paling hebat dan wedan sepanjang masa. :mrgreen:

    Tafsirannya mungkin seperti itu.

  29. 31 ranti Juni 18, 08 pukul 6:34 am

    Umm… 400 tahun yang lalu hingga kira-kira 1928 tidak ada tuh yang namanya Indonesia. ;-)


  1. 1 Beberapa FAQ tentang Evolusi « sora-kun.weblog() Lacak balik pada Juni 13, 08 pukul 11:00 pm
  2. 2 Theater of Dreams » Inti Dari Beragama Lacak balik pada Juli 11, 08 pukul 7:28 pm

Tinggalkan Balasan





A living organism doing all sorts of things before kicking the bucket in less than a hundred years. Whatever he likes is either illegal, immoral, or fattening.

Jalan Hidup

Highlight

Fokus utama saat ini:

We're moving out!


Visit the WIP site. »




c

Advertising




Berdiskusilah secara dewasa...
Berhenti menggeneralisasi - dunia tidak sesederhana itu.
Separation of church and state!

Hotline




Catalog


Malu bertanya, sesat di jalan...

Arsip

Affiliate Ads

Active Customers

web stats

Saldo

  • 132,278 G