Kayaknya sudah lumayan lama saya nggak ngepost tulisan yang baru– padahal yang mau ditulis ada banyak. Apa lacur, toh saya bukanlah homo sapiens paling rajin sealam semesta.

Nah, setelah saya bermeditasi di gunung selama 40 hari berpikir sejenak, mungkin lebih baik saya tuliskan saja bahan-bahan tulisan yang ada dalam satu tulisan. Toh semuanya pendek-pendek, jadi mungkin lebih bagus kalau dibikin mejeng bareng-bareng. Semoga barokah™.
Apa saja yang terjadi selama saya nggak menulis?
- Umat melewati hari Lebaran
Maka pertama-tama saya ucapkan maaf. Selain demi basa-basi, juga sebagai media tahu diri. Toh saya ini memang bergelimang dosa, bukan? Semua dosa anda juga kemungkinan besar sudah saya maafkan. Jadi sudilah kiranya kita saling bertukar maaf, supaya terjadi simbiosis mutualisme. Betul?Mari kita juga berdoa supaya Sang Maha Pemaaf itu nanti cukup pemaaf untuk nggak menceburkan kita ke dalam tungku-Nya yang Maha Panas. Amin.
- Saya pindah rumah
Pokoknya begitu, deh. Kamarnya kecil tapi bersih. Lokasinya kayaknya aman, tapi sekuritinya agak-agak mengundang kutukan-kutukan. Ada mesin pengering, jadi cucian nggak perlu dijemur.Yang terakhir ini saya suka; jadi baju yang kotor tinggal dijebloskan ke dalam mesin cuci, dimandikan dengan deterjen cair, diaduk secara otomatis, lalu dikeringkan pakai pengering, dan akhirnya dilipat dan dimasukkan ke dalam lemari. Strika? Apa itu?
- HDD saya crash
Crash-nya bukanlah dalam konteks slang dunia geek, melainkan lebih literal dari itu. Storage 80 GB saya ditarik oleh gaya gravitasi bumi dari ketinggian beberapa puluh sentimeter dari permukaan tanah dan mengalami tubrukan. Efeknya dahsyat; separuh anime saya lenyap, seluruh manga hasil scanlation raib,dan segala hentai yang ada di dalamnya menghilang dari muka bumi.
Secara praktek memang saya cuma tinggal mendownload ulang apa-apa yang belum ditonton/baca namun masih ingin dinikmati. Namun jiwa ‘ingin-mengoleksi-sebanyak-banyaknya’ saya jelas nggak puas. Sebagai gantinya, saya beli portable file storage yang gendut, sampai 250 GB. Ditambah dengan kesaktian seonggok DVD burner, kayaknya yang ini bisa dipakai sampai saya mampus.
- Saya mudik
Iya, saya terbang pakai burung besi ke kampung halaman saya. Cuma empat hari, tapi empat hari itu sudah cukup untuk melaksanakan misi utama saya. Setelah makan lontong dan bertingkah a la professional bum sepuasnya, akhirnya saya pulang lagi ke Malingsia.
- Saya menjadi nabi
Ternyata, saya memiliki mukjizat. Iya, walau belum se-spektakuler membelah laut atau menyulap kayu menjadi ular, beberapa waktu yang lalu saya dihadiahkan sebutir mukjizat. Penglihatan saya masih normal. Luar biasa. Rupanya setelah bekerja di depan komputer berjam-jam tiap harinya, melek membaca sampai tengah malam, dan jarang diistirahatkan, mata saya masih bekerja seperti baru.Tentunya ini suatu bukti kenabian, bukan? Tunggu saja, mungkin beberapa waktu lagi saya akan memproduksi kitab suci saya sendiri dan mengajak anda semua bunuh diri beramai-ramai.
- Saya menikah lagi
Walau saat ini sudah punya kontrak dengan tiga istri, saya menikah lagi. Jatahnya konon memang empat, ‘kan? Jadi, sah, dong.
Kali ini yang saya boyong ke kamar adalah satu unit NEC Versa S3200. Intel Core Duo 1.86 GHz, 1 GB RAM DDR2, 160 GB SATA HDD, DVD burning capability, Wireless/MoDem capability, Card Reader 5 in 1, Bluetooth, 1.3 MPels WebCam, LCD 13″, dan disumpal pakai WinXP Pro. (update: serta Ubuntu Geitsy Gibbon.)
Ini disebabkan oleh ketidakmampuan istri ketiga untuk memberi servis– walau seterusnya saya tetap akan lebih memperhatikan istri pertama.
Hmm, apa ada yang kelewatan, ya?
Eniwei, makasih sudah membaca. Sholom aleikhem.


Suhu mau memproduksi kitab suci? Saya siap jadi murid pertamax dan di cuci otaknya.. *mendaftarkan diri jadi martir*
Syalom, mibrother. Welcum bek.
Baidewei, istri keduanya yang mana?
Isteri kedua siapa?
Jadi inget pengkoleksi buku zaman keemasan Islam (lupa namanya) yang isterinya bilang kalau buku2 dia itu lebih menyebalkan daripada apabila dia beristeri lagi.
*report to MUI –> SIAGA I,BAHAYA MUNCULNYA NABI2 PALSU*
MUI: Laporan anda saya terima, segera kami akan fatwakan HALAL atas darah yang bersangkutan.
btw, minal aidzin walfaidzin geddoe. mohon maaf atas semua dosa yg terlihat maupun tak terlihat hohohoh2x
Wah ternyata kamu itu nabi dan berpoligami. *kecewa*
@ qzink666
Baik. Bagaimana kalau kita mulai dengan meng-assassinate pemuka-pemuka agama di Indonesia? *ketawa jahat*
@ rozenesia | nenda
Yang kedua itu desktob saya yang satu lagi. Jarang dipakai dan ditinggalkan di rumah.
@ agiek
*bersembunyi di balik meja*
Mohon maaf lahir dan batin juga, mas.
@ danalingga
Nonliteral… Nonliteral…!
Siap laksanakan, Baginda!! *melangkah dengan tatapan kosong*
Wah haru melaporkan kepada tim pembela Tuhan nih, ada yang hendak berbuat maksiat.
…
makan lontong berapa piring?
Ya.. si bangsat itu sudah datang lagi…
Minal aidin wal faidzin.
Ma’af zahir dan ma’af batin.
Tahniah aidul fitri 1428 H.
MERDEKA !!!
@ cK
Kayaknya masih di bawah sepuluh, deh.
@ Herianto
Sama-sama, pak. Btw, avatarnya cukuran, tho?
[despot mode ON]
Heh! Neo Mu’tazillah! Heh! Pembawa bid’ah!
Jangan pernah menyuarakan kebebasan aqalmu yang tak akan pernah menjangkau Iman, Moral, Etika, Surga, Neraka, Akhirat, Kitab, Malaikat, Kiamat!
Sungguh engkau orang tersesat!™
[despot mode OFF]
Welcome back, brother
Perasaan saya ga hiatus, deh.
*lirik-lirik*
40 hari itu merupakan prasyarat
untuk mendapat wahyu dan diakui sebagai nabihiatus terakreditasi.Kebiasaan orang bid’ah, suka mendebat dengan akal kamuh™akhirnya apdet juga!
ah ada ibu di sini
*nyamfah blas*
Difo!!! hentikan,, beristri cukup 4!!! jangan ditambah lagi!!!
Jangan pilih yang lebih muda, pilihlah yang udah second, yang udah butut dan perlu perhatian lebih,, Jangan mengutamakan syahwatmu,,!!!!
ah anw, kosan barunya pewe nih kayanya,, rapi kah?
@ alex
Wah, akreditasi mesti pakai inkubasi 40 hari? Ada jalan belakang, nggak? Saya kasih uang rokok, deh.
@ calonorangtenarsedunia
Hore…
//gaJelas
@ danalingga
Tabur garam™.
@ Rizma
Wah, bagaimana ini? Saya juga suka ‘jajan’ di luar.
Sholom aleikhem too…
saia tunggu sabdamu wahai nabi…….
ah ya, minal aidzin wal faidzin juga
Masalah jalan belakang, itu artinya kita sudah bicara
BDSMhal sensitif. Cobalah hubungi oknum-oknum kredibel lainnyaKalo nadah uang rokok sih oke-oke saja. Sini… sini…
Happy Lebaran

mohon maaf atas dosa-dosa saRa yang nyaris tidak ada
*berlumuran garam*
tidak sanjo-sanjo ke Palembang, Kopral?
Wah, istri saya baru tiga. Yang satu ada di rumah dan saya cumbu ketika ada pekerjaan. Yang dua lagi selalu setia di samping saya ketika ada SMS atau telepon masuk.
minal aidin ya….
kalau Istri keempatnya `ga cocok juga, kasihkan saja, biar saya yg menikahinya.
betul kata Nenda, istri pertama saya itu buku. Itu istri yang paling kusayang dan paling kucinta di seluruh semesta ini.
Lebtob dan desktob itu istri ke 749 (mengikuti Sulaiman Sang Nabi/Raja yang punya istri ribuan)
mudah-mudahan bentuknya tidak seperti kapal pecah…
@ hoek
*ketawa megalomaniak*
@ alex
Wah, baru ingat kalau ada kampanye peduli lingkungan. Nggak jadi rokok, ah. *siul2*
@ saRe’
*isi garam ke ember*
*lempar*
@ Mihael Ellinsworth
Halah. Situ pan masih kecil, ndak usah sok istri-istrian, lah.
*disembur pakai garam beryodium*
@ telmark
Iya, mas. Tapi beliau mesti saya ‘mainkan’ dulu sepuasnya.
@ fertob
Wah, untungnya saya nggak meng-antropomorfosa buku sebagai istri. Kalau nggak saya udah jadi poligamis ulung,
walau belum sepoligamis mas Fertob.Btw, kamar barunya rapih, kok.
innalillahi wa inna ilaihi rojiun..
FYI, menurut teori psikologi.. sifat mengkoleksi sampah2 merupakan salah satu kelainan psikologis loh..
*lupa linknya*
kenapa ga disumpal pake ubuntu aja..
, FYI, versi 7.10 hari ini release btw,
[serius ON] Selamat idul fitri 1428H, mohon maaf lahir dan bathin ya.. [/serius OF]
Entah kenapa, ada bisikan dalam hati bahwa mempercayai pernyataan tersebut adalah tanda-tanda kesesatan™
@warnet ubuntu
Release baru ya?
Jadi pengen coba. Ntar minta iso-nya ah ke teman
akhirnya muncul lagi…
Si bangsat telah kembali? hehehe.. WellCum! WellCum!
waks, ubuntu versi baru?? *langsung meluncur*
@ warnetubuntu
Terima kasih.
Saya nggak mengoleksi sampah, kok. Walau memang punya kelainan psikologis.
Rencananya emang mau donlot, nyoba-nyoba. Cuma ya mesti pake yang komersil dulu. Takut kenapa-napa soale. Hehehe.
Sama-sama, mas.
@ alex
Psst, yang mutazillah™ diam aja.
*dilempar garam*
@ aRul
Aduh, saya ‘kan nggak hiatus, mas.
@ Guh
Well-cum juga, komandan.
*ikutan meluncur*
::geddoe, kesanku kamu sirumit, yang merumitkan dan dirumit-rumiti…he..he, tapi asiik…selamat menempati rumah baru…malingsiah ya pakcek…
Demikianlah, juragan…
mau jadi nabi? hm……
mengingat banyaknya peminat posisi ini, sepertinya reality show “Road to The Prophet” layak untuk diusulkan
Setelah entah H+ berapa ini, akhirnya ada warnet di dekat rumah yang buka juga…mohon maaf lahir dan batin kopral, semoga tulisan-tulisan kopral semakin renyah dan funky
tuh kan istrinya aja leptop
untung saya masih jadi pacar
@ mardun
Jadi pake SMS gitu?
@ oddworld
Sama-sama, mas. Terima kasih.
@ Fajar
Itu lebih baik kah…?
eh apa benar ada yang memanggil anda “si bangsat”?
Ah, pupus harapan sayah..
*cari lagi*
@ almirza
Ada, lho.
@ calonorangtenarsedunia
…
Hahahaha…. ndak mungkin ndak ada! Secara ini dunia penuh
bangsat-bangsatorang-orang suci, kok…Yah, terpujilah manusia-manusia makhsum dari dosa
*tenggak
vodka putihlimun**ikutan nenggak
vodka putihlimun*Ternyata tanpa harus mengadakan jajak pendapat, polling atawa referendum, pernyataan YBS™ mengukuhkan kemalasan kaum
penislaki-laki dalam urusan begituCepat-cepatlah dikau menikah, kawulaku. Agar tak kusut hidup dikau seperti baju yang dikau lipat…
*siapin ember buat nampung garam*
*isi pistol air pake garam*
*trigger happy*
jah…disini bahasnja garem lagi garem lagi…
kalaoe ada pollingnja, ik ikoet jang ndak perloe setrike…
betewe, jij haroes adil lho…jang paling banjak menjoembang jang digaoeli lebih banjak…
loepa matiin blockquote…
tolong dimatiin ja….
jang ini dihapoes adja sekalian kalo njampah…
Komen jij soedah dibetoelkan.
Memangnja kenapa dengan garam, meneer?
kagak…
bosen adja kalo OOT jang ini larinja ke garem lagi…
*nah toeh kan bahas garem*
Ja soedah. Saja tidak akan bitjara garam lagi.
//lhaIniJugaGaram
met lebaran ged…..
” dan segala hentai yang ada di dalamnya menghilang dari muka bumi ”
whuahahaha……
gak dizakati sih…jd kena laknat ^^
bagi2 lah Ged….
@atas… *ngakak*
lhah…minta maap adja jij tjoeman pormalitas…apalagi zakat…???
@ restlessangel
Lha kalau ada yang minta, saya bagi-bagi, kok?
@ celotehsaya
Ha. Patoet direnoengken…
*bangkit dari selokan garam*
saya ingin menikaah!!!
Lha!? Ngomong apa ini tiba-tiba? Keracunan garam kah?
bukan, Kopral!!
saya ingin suami-suami yang setaraf isteri-isteri anda
Aha. Technophile…
woooohoooo….kl gt bagi2 dunk
tp ga mau yg hard core
*keluar tanduknya*
hihihihi^^
Hah ?
Mengkoleksi sampah ?
Mari kita mulai sedikit analisis amatir. Kata Opa Freud, kepribadian orang yang selalu berhubungan dengan sampah, kotoran, dan sebagainya adalah ciri-ciri anal personality.
Hal itu timbul karena terjadi fiksasi dan kegagalan pada fase anal pada tahap perkembangan psikoseksual. Gangguan psikologis yang sering timbul akibat fiksasi pada fase anal ini adalah orderliness, stuborness, dan obsessive and compulsive disorder.
Pekerjaan yg paling sering dilakukan oleh orang-orang yg mengalami anal-fixation biasanya adalah tukang [pengusaha] sampah, cleaning service, pengusaha penyedot tinja, dll….
Apakah saya benar ?
*diakhiri dengan tertawa sepuasnya*
Nggak tahu juga. Pastinya banyak yang benar. Tapi namanya kok kontroversial sekali?
*diakhiri dengan tertawa nggak jelas*
si bangsat
*jadi ketawa nih*
Penyedot tinja
*wah ketawa lagi*
hahahahahaha
kok tulisan ini kesannya lucu
apa selera humor saya aneh ya
Bagi saya juga lucu, kok, mas.
Tapi selera humor saya memang aneh.
Jadi…
oedah ada jang ndaptar djadi Toehan lon…???
ik maoe nih djadi Tohan…tinggal bersabda doang kerdjanja…dan kalo salah, biarlah oemat jang membela~~~
Liat gambarnya kok Geddoe kayak buronan gitu ya?
Ged… Minta satu istrinyaa…
@ celotehsaya
Wah, saja tidak tahoe. Ketoehanan boekan bidang saja. Saja maoe jadi middleman sadja. Djadi nabi begitoe.
@ p4ndu_454kura
…
Weleeh komiknya…
Memang ada yang membangsatkan begitu ya?
Heee? Itu nambah istri lagi? Udah yakin bisa adil ya?
Buat apa adil?
lah istrinja geddoe boekannja roesak semoea ja
kok pada maoe sih…???
oedah ged kasih ke ik adja istri jij
Jij ‘kan soedah poenja isteri. Manoesia, lagi. Djangan kemaroek begitoe, ah.
“Maka pertama-tama saya ucapkan maaf. Selain demi basa-basi, juga sebagai media tahu diri. Toh saya ini memang bergelimang dosa, bukan? Semua dosa anda juga kemungkinan besar sudah saya maafkan. Jadi sudilah kiranya kita saling bertukar maaf, supaya terjadi simbiosis mutualisme. Betul?
Mari kita juga berdoa supaya Sang Maha Pemaaf itu nanti cukup pemaaf untuk nggak menceburkan kita ke dalam tungku-Nya yang Maha Panas. Amin”
Waks, ternyata Tuhan itu ada dan punya neraka juga tho? Hehehe… Selamat kembali mas Geddoe. Emangnya baru pergi dari mana sih?
O.. iya aku lupa. Geddoe khan mau ngaku jadi nabi. Harus percaya Tuhan, surga, dan neraka dong. (Minimal pura-pura percaya di hadapan umatnya). Hehehe…
Hihihi, mungkin boleh juga dianggap begitu. Toh pendapat publik tidak akan berpengaruh pada kenyataannya, toh?
Bilang saja jatuh, akhi.
ik kan belon poenja istri jang harganja diatas 2 djoeta…
oedahlah kasi ke ik adja….
*meneer miskin*
@ Mihael Ellinsworth
Hush, jangan terlalu terbuka begitu.
@ celo
Soedah, djangan memelas, meneer…
*baroe njadar*
mainnja kasar banget sampe istri bisa kebanting begonnoh
Djangan keras-keras…!
Ooh, mudik toh. Saya kira ente kena sweeping sama Rela + Polisi Diraja di Malay sana…
Hohoho, makasih udah khawatir.
//btwItuBukanKhawatirSih…
Kejujuran itu harus ditegakkan, akhi.
Pssst.
Oalah…., pulang ga bilang2…, kan bisa kopdar regional biar yg lain ngiri kakakaka….
Btw soal kopdar regional, kayaknya ada yang besar-besaran di Jowo sana, tuh. Barusan mas Anto nyombong lewat Y!M…