
Apa obsesi masyarakat untuk bisa menggapai bidadari surga sedemikian tingginya?
Btw, kali ini giliran malaikat yang dibekap, dan meronta dengan seksinya[1]
Baru saya sadari siang ini, bahwasanya™ dalam blogosfer WP Indonesia, terdapat fenomena-fenomena sebagai berikut;
- Dari daftar 100 blog yang bercokol di BOTD, 23 di antaranya adalah blog yang didedikasikan untuk membahas agama tertentu. Kebetulan, sejauh mata memandang, hampir segala yang ada adalah blog agama Islam. Ini belum termasuk blog kasual yang hampir selalu memiliki tag agama.
- Lima dari sepuluh post di daftar post of the day isinya adalah membahas tentang agama.
- Empat dari tujuh fastest growing blogs ialah blog bertema agama.
Saya tidak tahu apakah ini adalah fenomena yang positif atau malah sebaliknya. Entah kenapa pembahasan agama di blogosfer terasa begitu familiar. Mudah sekali menemukan hujan ayat dan dalil. Ada di mana-mana.
Di satu sisi, tentu ini bermakna kesadaran masyarakat akan teologi ternyata masih tinggi, dan ternyata Indonesia masih bisa dikategorikan sebagai negara yang cukup religius (dibandingkan dengan Swedia yang hipersekuler, misalnya). Tentunya hal ini merupakan sesuatu yang positif, sebab keseimbangan antara unsur material dan spiritual tentunya merupakan sesuatu yang sehat.
Meskipun demikian, saya sedikit bergidik melihat porsinya. Separuh materi yang berputar di blogosfer bermuatan agama? Apakah ini bukan sesuatu yang kontraproduktif? Apalagi kebanyakan materinya memiliki tendensi untuk merintis pemahaman fundamental. Materi yang tersedia, setidaknya menurut standar saya, memiliki potensi (walaupun saya tidak berani prediksikan seberapa kecil atau seberapa besar) untuk menyulut masalah. Ada kecenderungan untuk bertindak konservatif, yang tidak jarang bertolak belakang dengan kemajuan secara materiil. Aren’t we overdoing it?
Saya hanya kagum dengan fenomena ini… Sebuah fenomena bola salju, walau saya tidak tahu akan menimpa siapa. Kebatilan, ataukah malah kemajuan.
* * *
Footnotes:
[1] Supaya adil. Masa setan melulu yang identik sama S&M?



*nyiapin artikel-artikel yang lebih trivial buat selanjutnya*
keduax !!!!
ged buka ged..
*ayam bakar mmmmm.. enyak enyak..*
heeeee
foto lagi…..
kurang syur ah..
*ngakak*
mo pegimane lagi

emang topik “itu” yang paling laku
dan memancing perdebatan
Ketigax!!!
Yah… karena soal agama… paling enak diomongin, dan paling enak didebat
dan paling banyak manusia berjenggotnya
OOT
Mas, di Malaysia tinggal dimananya ya?? Saya mau
stalking geddoe dan ambil fotonya secara membabibutake KL neh minggu depan, fufufufuf >)let the time turn them around
nope, i’m not fully agreed. kesadaran hanyalah sebuah kesadaran, apa mereka sepenuhnya memahaminya? doesn’t make a sense.
@nott
bagus jangan lupa emailin saya ya fotonya, biar tak forwardin ke FPI, FUUI, MMI, dengan CC kesemua organisasi garis keras lainnya.
hehehe2x buruan operasi plastik ganti wajah ged..
Yaaaa… mungkin itu petunjuk bagi kesesatanmu™ ya akhi Geddoe, bahwa anta lebih fantas menulis tentang
hentai atau pornografi asiaidealisme dan kembang afi ….*dirajam 13x cambukan*
karena agama itu candu™
@Agiek
Begitu dapet fotonya Geddhoe, saya bakal langsung bikin post baru di WP 
Nama saya ditulis jadi Natt aja pak >D
Jangan khawatir
tapi sepertinya jumlah topic agama ini masih kalah dengan hasil google trends ini dimana indonesia ngalahin negara-negara lainnya
*lirik hasil google trends*
O.o
*nyengir seneng karena udah oikut andil di statistiknya*
*ngliat gambarnya*
ampyun, setipe dengan yang kemaren!!
fenomena ya??
ga pernah meratiin nih
kan ada pepatahnya;
Mau ngetob di blogsphere??bahas agama
Yah, mungkin karena di Indo, yang paling gampang untuk dipelajari, dikuasai, dan diomongkan
serta dimanfaatkan, dibisniskan, dipolitikkan, dan diprovokasiitu agama (karena praktis semua orang Indo punya dan sedang/pernah menjalaninya)… lagian kan tidak semua orang punya otak secemerlang Pak Wiryanto atau Oom RovickyAtau mungkin Bung Geddoe bisa mulai merintis trend alternatif u/ penyeimbang dengan memperbanyak post2 mesum (cukup ecchi saja, tak perlu sampai melanggar TOS).
@catshade
Wah, mas geddoe gasuka yang ecchi, terlalu soft katanya, kekekekeke
katanya sih (kata orang) tema yang paling populer di blogsfer itu ada 2 : Agama dan Pornografi.
bayangkan kedua kutub itu ?
disatu sisi mengendalikan hawa nafsu dan disisi yang lain mengumbar hawa nafsu. memang si Nafsu ini ruaaarrrr biasa… 
yah sebenarnya ngak apa2 membahas agama, tapi kalo bukan ahlinya bisa berantakan tuh hadis atau ayat di utak atik..
@Natt:
Berarti dia demennya guro yah? Atau hardcore yaoi-furry?
@fertob:
Wah, berarti tampaknya memang perlu sekali gerakan penyeimbang di blogsphere ini ya? OK, SO WHO’S WITH
MEGEDDOE ON THIS ONE?!@Catshade
*angkat tangan nawarin diri*
Wah… saya rasa dia senengnya Yuri… Kalo dia seneng yaoi…
*bergidik ngeri*
Padahal, Diam Itu Hikmah™ ya fo?
Waa Geddoe pengikut paham materialisme! Tembak Geddoe!!!!
Makanya saya enggak mau nulis agama. Udah mainstream *halah*
@ Agiek
*ngelap iler*
Btw, kalau foto saya dikasih ke FPI dan kawan-kawan, disantet kali ya?
@ Fajar
Apalagi mau bulan Romadlon™ ya…?
Btw gambarnya itu malaikatnya di atas semacam wooden horse lho. BDSM banget ‘kan.
@ Natt
Soalnya konon kalau bisa menguasai itu bidang, derajatnya jadi tinggi. Jadi pada laris deh.
Saya di Sunway, mbak. Setengah jam dari KL (kalau nggak salah).
(Btw, saya bukannya anti ecchi, lho.
)
@ extremusmilitis
Pakai tanda kutip, deh, ‘religius’-nya.
Btw, kalau bokep, jangan dibandingin, deh. Itu ‘kan topik universal.
@ alex
Betuul. Mungkin saya akan memperbanyak cerita-cerita mesum…
@ cK
Indeed.
@ saRe’
Supaya adil, neng, ada setan, ada malaikat.
@ Jendral Bayut™
*wuih, ada atasan o.O*
Siap, jendral.
Benar, jendral.
@ Catshade
Takutnya ini memupuk fundamentalisme, ‘kan? Topik ini sampai diangkat ke Time awal tahun ini, lho.
Ecchi? Wah, bener. Mari, make love (as in f**k), not war.
Mari kita bikin goth-paedo-loli-yuri-tsundere-fiesta di sini.
@ fertob
Saya meminati keduanya, tuh. Kira-kira itu gejala apa, ya, mas?
@ aRuL
Kayaknya nggak sesederhana itu, deh, mas. Soalnya yang namanya menerjemahkan tulisan, pasti isi kepala orang beda-beda. Kalau sama, nah, ngapain porsinya banyak-banyak? Satu blog aja buat menampung semua kebutuhan ber-Tuhan.
@ manusiasuper
Saya juga pingin bisa menjaga diri supaya tetap mingkem, mas.
@ Amed
*mati*
@ Nenda Fadhilah
Nulis di mana? Blogmu dibunuh begitu. o.O
Lho, masih bisa nulis di hacker.wordpress.com . Blog yang LJ ama blogspot belum dibunuh. Kalau mau nulis bisa, tapi emang enggak minat lagi.
Ach so…
Nulis dimana aja bisa. Dulu juga di LJ pernah nulis soal Kartun Jylland-Posten. Tapi semenjak di wp, emang malas nulis soal agama; bukan keahlian saya juga, ditambah banyak yang nulis secara gw suka ogah sama dengan yang mainstream yaa makin malas. Kalau ada orderan nulis soal komparasi agama2 bangsa Aryan mungkin mau tapi malas research.
Ach so… Ach so…
gambarnya itu lhoo
emang bener, mas kopral
agama masih jadi komoditi bagus di sini
tapi saya sih ga minat nulis yg berbau agama
lebih enak jadi orang jalanan
ato karena emang kurang beragama??tadinya mo tulis tentang hal ini juga
tapi sudah diwakili mas kopral
Ini maksudnya apa? Dari dulu Bebek ngomong kayak gini, gw suka bingung artinya apa. Potensi ambigu besar soalnya.
@ caplang™
Bagus buat bulan puasa, ‘kan?
Hehehe, saya juga kadang puyeng, topik religi itu bikin depresi.
@ Nenda Fadhilah
Silakan tanyakan langsung pada inisiatornya.
Udah nanya
Btw, baru nemu di LJ: http://greymaiden.livejournal.com/956490.html
Wtf is dat?
hm…sudah jelas kan, kalau agama itu komoditas yang paling laku untuk dijual
oia, gambarnya masih bagus yang setan kemarin ah
Laris manis mengais hits…?
Selera kita sama.
Boleh tahu kopral, kalo blog saya dianggap tema agama bukan?
waduh gambarnya ituh. Mantaff!!!
Ndak bisa disantet…
Santet itu ada batasnya. Nggak bisa melewati laut, tapi bisa melewati batas darat antarnegara.(berarti harusnya mereka ke KL dulu, baru nyantet).
Btw Nyantet itu bukti kemajuan bangsa Indonesia lho… Ilmu Fisika kuantum kontemporer aja nggak bisa teleportasi, tapi santet bisa. Mungkin bisa dibuat penelitiannya, Santet dan Fisika Kuantum
btw, FPI kok nyantet, bukannya itu menduakan Tuhan (apa sih istilahnya, musyrik ato syirik?) ya?
Btw ada lagi, kalau di LN ada topik politik juga yang mendominasi. Di indo ada gak sih topik politik?
Hmm, saya rasa sekitar sebulan dua bulan lalu jarang yang membahas masalah agama..
pedagang tentunya harus tahu keinginan konsumen. Tentunya di bulan ramadhan banyak yang mencari hal-hal religius, jadi wajar aja kalau BOMB!
‘Merasa’ soleh itu make you feel good :D:D:D
Ahahahaaa…
Kalau hujan dogma, sori aja brother, saya tidak tertarik. Saya justru suka membahasnya secara multireligi dan universal. bukan dengan sok tahu sok ngerti pakai dogma yang super rumit, tapi dengan metode curhat.

Karena yang saya mau bukan menceramahi, tapi ingin curhat aja.
puppppppp
apa indikasi pada peningkatan iman ya? ataw malah sebaliknya?
ataw karena lagi puasa………….?
au ah gelappppp
duh kasiannya itu …
Seperti yang ditulis James Redfield di Celestine Prophecy, para pengelana (ilmuwan/teologiwan) yang kita “kirim” untuk menjelajahi batas-batas dunia tempat kita berada ini pergi terlalu “lama” dalam usaha mereka menemukan jawaban yang ultimate. Karena itu kecenderungan sekarang semakin banyak orang yang melibatkan diri dalam “penjelajahan” ini.
Redfield dan para new-agers lain percaya bahwa ini merupakan bagian dari Great Awakening yang bisa meningkatkan sisi spiritual manusia yang lama terpendam.
Secara skeptis saya masih ragu sisi spiritual seperti apa yang sebenarnya terpendam dalam diri manusia ?
Apakah kita sedang membangunkan malaikat atau monster ?
hehe…
pada ketakutan kali yah.
@Geddoe
Sunway ya mas?? Huweeee >D
@ oddworld :
hahahaha… betul. betul sekali. kebangkitan spiritualitas itu seperti tesis yang pernah digembar-gemborkan oleh….* (siapa ya kok lupa)
masalahnya itu yang bangun dari sisi spiritualitas manusia itu versi apa ? versi malaikat pelindung atau malaikat pencabut nyawa (manusia).
jadi ingat dengan
G-SpotGod Spot di otak manusia yang dulu pernah tenar. Apakah “spot” itu yang akhirnya dibangunkan ?Hehehehehe,,
Ma kayanya ga masuk itungan blog yang ngebahas agama sih, jadi Ma nonton aja Difo ya,,
Menurut yang bersangkutan, artinya: “Oooh, begitu.”. Bahasa Jerman ini.
…
inilah penyebab saya muak dgn post agama dan sebangsanya…
orang2 macam itu yang ‘bagai katak dalam tempurung’…
kekekekk….
ngabuburit…ngabuburit…
hmm…
@fertob aq pernah coba utak-atik G-Spot’nya Tuhan… lhoooo.. kekekekkee..
kencan dengan Tuhan
*kabur ah sebelum ketahuan geddoe kalo setengah ngiklan*
oh iya.. campfire religion-nya terjemahin kesini dong.. pliis..
Sesuatu yg tidak ada bukti ilmiahnya dan masih ngambang dibeberapa hal kan emang paling seru kalo dibuat bahan diskusi dan debat.
*ngliad gambar malekad diatas*
hmm…yang nyiksa masih kurang brutal negh…
Di blog saya tidak ada tag : agama, teologi atau Islam.
Berarti postingan saya tidak ada yg membahas agama. #Tekstual mode on#
Di blog saya malah cuma satu tag saja: RELIGI. Dan itu malah sering membahas dari sudut pandanga SOSIAL saja.
Mungkin karena cenderung sosialis
ngelus dada… (gatel)
*tereak-tereak lewad corong*
SAHUURRRR….SAHURRRRR………….
.
.
SAHURRR…SAHURRR……….
*nabok-nabok kenthongan sambil kliling blogosphere*
*keliling blogosphere bunuhin hoek pake vacuum cleaner*
BANTAAAIIII~ BANTAIII~
wah, telat nih……
kayaknya sebelum ilmu apa-apa, yg pertama kita dapatkan adalah ilmu agama. bukankah begitu dilahirkan kita (islam) diberi adzan dan qomat?
jadi gak salah itu kopral kalo…
@cK
candu = sesuatu yg sangat dibutuhkan…
dan agama emang perlu….
Puasa saya kali ini mendapat cobaan berat.
*Lihat gamber setan dan malaikat*
Huahahahaha…
heheheh…ni buktinya, langung 61 komen dalam waktu belum seminggu (termasuk lambat yah…)
yah, br bbrp bulan jd pengamat blog, fenomenanya kok kayak githu. pokoke topik ttg teologi akan memancing komen berdatangan, dr yg fanatik-extrimis sampe non-believer-extrimis abiiiis. bayangin kl ttg topik porno, kayaknya yg fanatik gak bakal datang de…
well, menurut gw, ada posiipnya kok. disadari ato nggak, ternyata kita punya kerinduan akan Sesuatu-Yang-Maha-Misterius-Di-Luar-Sana (eh di luar ??? bukannya kita ada didalamnya??)
sepertinya sih seperti itu, dan bahkan mungkin bisa menimbulkan tidak hanya kontraproduktif saja, tapi juga kontradiktif, dan pemahaman yang berlebihan yang mengakibatkan ke-simpang siur-an tentang agama itu sendiri.
Yah mau gimana lagi, agama dibahas sekarang tidak akan ada habisnya.
Kalau ingin cepat-cepat tahu siapa yang benar, mati saja, biar cepat bertemu dengan Tuhan…
hmm.. liat komentar udah bejibun.. *males baca* cuman mo tanya.. kenapa judulnya “Faith Bomb” ?
ayo sini…buruan yang ingin mendaftar…tempat terbatas, ayo…ayo…
*sambil embus-embus moncong AK-47*
ih…geli Ged…geli tau…
*ditimpukin Geddoe pake pelur Bazooka yang masih aktif*
@ danalingga
Sebenarnya kayaknya nggak, tapi prakteknya isinya banyakan agama, ‘kan?
@ dnial
*lega aman dari santetan*
Btw, btw-nya kok sampai tiga kali?
Yaaa, di Indonesia, kalaupun ada tag politiknya, jarang yang baca, kali.
@ atmo4th
Ya, faktor Ramadhan memang ada, mas.
@ indiegal
Aih, kok ada ‘merasa’-nya?
@ rozenesia
Kita memang banyak persamaan, bung…
@ abeeayang
Di sini sama-sama gelap…
Saya juga bingung, mas.
@ Rully
Apanya, mas?
*lihat gambar*
*ketawa sendiri*
@ oddworld
Benar. Karena agen yang diutus mencari kelamaan perginya, otomatis yang mengutus mengambil inisiatif untuk turun gunung pula.
Btw, saya kok malah merasa kita nggak bakal bangun-bangun, ya?
@ irdix
Takut apa, mas? Takut mampus? Takut neraka?
@ Natt
Kenafa, kenafa?
@ fertob
God spot? Kok rasanya pernah dengar, ya?
@ Rizma
Nonton? Mbaca, kali…
@ Nenda Fadhilah
Ach so…
@ Jabizri
Walau kalau bahasannya terkungkung agamanya sendiri, memang jadi kayak katak dalam tempurung.
Hohoho, tapi membahasnya itu bikin kecanduan, lho.
@ seszy
Ngabuburitnya sambil ngemil aja, mas/mbak.
@ CY
Huahahahaha, betul, betul…
@ hoek
Itu satu-satunya kebrutalan yang masih berpakaian. Yang lebih brutal lagi, nggak etis ditampilkan di sini…
@ Herianto
Ya, bener juga, sih, pak…
@ alex
Ya, saya juga lebih suka bahasan level grassroot yang universal kayak begitu, mas.
Btw, dasar sosialis=komunis=atheis=kafir!@ mathematicse
Nah, masalahnya sebelum Ramadhan juga kayaknya begitu-begitu juga, mas.
@ maman_herry
Euh, silahken…
@ diKo
Berarti saya memang kecanduan, nih.
Mesti buru-buru ke panti rehabilitasi ketergantungan agama.@ Justice Bringer
Jangan dilihat, mas, kalau nggak mau dapat cobaan.
@ restlessangel
Konon manusia memang punya tendensi ke arah sana, mbak. Entahlah kalau yang diinginkan manusia itu bener-bener ada apa nggak.
Btw, di dalamnya?
@ tianzega
Benar, mas. Dan satu lagi, agak ironis.
@ yarza
Wah, nggak semua paham teologis meyakini afterlife, lho. Bisa saja Tuhan ada tapi setelah mati manusia nggak akan menemui apa-apa.
@ warnetubuntu
Karena ‘meledak’…
//gaJelas
@ extremusmilitis
*mengeluarkan CZ-Scorpion pusaka dari kotak*
Bukan Hujan ayat dan dalil saja, hujan Hujatan juga banyak, Ged.
Hieh, begitulah… Saya sih malah heran. Kenapa justru lebih banyak yang ngobrol agama.
Agama itu udah jadi, nggak usah di perdebatin.. diulas boleh buat menambah kefahaman :D, kalau di perdebatin yang ada malah salah-kaprah..jadi dosa…
@atas
agama ngga bole didebat? agama yang mana? agama afa fula itu yang ga bole di debat? salah kafrah? lha? ko’ ya, semfit sekali fikiran antum ini…afa setiaf ferdebatan menimbulkan salah kafrah? afa setiaf salah kafrah itu dosa?
astaghfirullah ya akhi…antum jangan bicara begitu di blog seorang calon nabi blogosphere! harom itu! harom!
*dikutuk jadi kodok sama kopral geddoe*
gapapa gapapa yang penting damai
atau mungkin gak lihai kalau bahas yang lain
*gak ada fahalanya,kali*
hik.. hiks
gak boleh trekbek
*pulang ah*
hmm.. sedikit OOT, barusan saya baca artikel disini
ada fakta sains yang menarik dan cukup mencengangkan (walaupun secara nurani saya tidak begitu setuju) :
1. Most suicide bombers are Muslim
2. Humans are naturally polygamous
3. Most women benefit from polygyny, while most men benefit from monogamy (TERNYATA WANITA YANG PALING DIUNTUNGKAN DENGAN ADANYA POLYGAMI!!!)
4. It’s natural for politicians to risk everything for an affair (but only if they’re male) (fakta ilmiah yang menerangkan kenapa orang sekaliber Aa Gym melakukan poligami, apapun pembenarannya)
@ Mihael Ellisworth
Hush, dasar desainer kesurupan™!
@ Lemon S. Sile
Yah, kali ini, ‘kan ada alibi Ramadhan… Kita lihat saja selanjutnya.
@ kampret nyasar!@
Masalahnya, kalau yang diulas-ulas seperti biasanya itu, biasanya retoris dan tidak menambah ilmu, mas/mbak. Berbuat baiklah, berbaktilah pada orang tua, jangan mencuri, jangan memperkosa, jangan berzina, itu pan kita udah tahu semua.
@ hoek
Sabar, sabar, ‘kan sedang fuasa.
Saya nggak tahu, tuh, coba cari di kitab suci dong, ada larangan/suruhan buat berdebat nggak?
@ secondprince
Kalau menurut saya, agama sekarang dijadikan tempat mencari identitas, mas.
@ k*tutur
He? He? Kenapa?
@ warnetubuntu
*save @ del.icio.us*
Kalau psikologi manusia secara ‘telanjang’ begitu, rasanya memang banyak yang bertentangan dengan moral, lho, mas.
aaaah… malaikatnya ngga seksi!
sing penting ngeblog. maca bloge tur njukut ilmune. neka apik ya decangking. nek ala diguwang. suwun. salam kenal.
Mister, dari 23 blog yang membahas agama itu, ad berapa blogger yang sudah di cap kafir dan darahnya dihalalkan?
@ Yari NK
Silakan cari yang lain, mas. Zaman sekarang gampang ‘kan mencari yang seksi-seksi.
@ qnewt
*ga ngerti boso Jowo*
Eh, iya, iya.
@ Wadi
*mikir*
Kayaknya justru kebanyakan dari kalangan yang mengecap kafir dan menghalalkan darah, deh.
ini sombong ta sambat?
btw, kayaknya blog yang membahas seks dan link-link video porno akan segera melakukan kudeta deh
Cuma ngeri, ternyata saya se-gloomy itu, ya?
Nah, itu saya nggak tahu mesti senang apa miris…
Btw, saya kok bisa salah lihat, ya? Tag teologi-nya cuma 28 dari 67 post, kok…
*kegirangan*
lagi-lagi gambar bondage …
Indeed. <3
gambar versus artikel=
significant level less than 95%, hence it is not relevant
haha becanda
*untung sy cewe dan ga nepsong >.<*
Kadang-kadang saya kesannya mikir pakai selangkangan, ya?
tapi…
negara yang religius atau fanatik ?
kalo ditelusuri dari asal mulanya, over agama/kepercayaan melambangkan ketakutan, ketidak-amanan (insecurity) dan kekecewaan tingkat desperate/frustasi.
cth :
indonesia termasuk negara dunia ketiga (third world) dengan berbagai permasalahannya. kemiskinan, etc.
plus.. bencana yg lagi marak.
religion is the opium for the mass ?
Well, terlepas dari apakah agama itu benar atau tidak, agama memang opium of the masses… IMO.
Not that it’s bad… But it’s opium.
“Well, Marx obviously haven’t seen TV… or internet.”
Indeed. He died far too young.
termasuk saya jugakah yang sok beragama?
tapi saya tidak memasukkan tag Agama loh … salam kenal
Saya nggak tahu, pak. Parameter ‘beragama’ itu sendiri nggak terdefinisikan dengan jelas.
Salam kenal, pak.
Saya hanya kagum dengan fenomena ini… Sebuah fenomena bola salju, walau saya tidak tahu akan menimpa siapa. Kebatilan, ataukah malah kemajuan.
##Yang jelas menimpa tukang Es lah…whekekek
ehm… telaah interreligi mungkin bisa dilakukan
buat memahami kecenderungan sekarang. semoga dunia yg sembuh berawal dari keterbukaan pemikiran
Amiiin!