Dakwah gelombang kedua… ![]()
Tiga tetes banner — silakan dipajang kalau berminat, atau dibiarkan kalau tidak berminat. Toh keputusannya ada di tangan anda
Tapi kalau anda mau memajangnya, ya, saya lebih senang, apalagi semuanya. Bukan apa-apa, berarti ‘kan kemungkinan besar anda mempunyai pandangan yang sama dengan saya.
Long story short, lo and behold…
- Banner anti-ad hominem

Tentunya tidak perlu dijelaskan lagi. Seni diskusi kampungan ini kerap kali diterapkan oleh banyak orang — saya tidak terkecuali. Ad Hominem. Berargumen dengan cara menjatuhkan pihak yang didebat, bukan topiknya. Kampret, jelas. Makanya mesti dikampanyekan, syukur-syukur masyarakat menjadi terindoktrinasi dan tercuci otaknya untuk tidak ber-ad hominem-ria
- Banner anti-hasty generalization

Hasty generalization. Saya tidak perlu berkata banyak; silakan cek tulisan Mas Sora di sini untuk keterangan lebih lanjut
- Banner separation of church and state

Politis? Mungkin
Banner ini merupakan manifestasi dukungan saya atas sekularisme — terpancing tulisan Mas Dana di sini
Dan ya, saya memang antek-antek sekuler™ dan liberal™ dan barat™ itu
Saya yakin kalau segala urusan agama dan segala tetek bengeknya adalah urusan yang tidak bisa dicampuraduk dengan masalah politis dan kenegaraan. Dan saya memang tidak menyetujui adanya pemerintah syariat
Tadinya sih saya mau menuliskan argumennya, tapi karena terlalu malastidak ingin memancing keributan, tidak jadi… Yang pasti sih akan memancing kekacauan dan ketidakadilan sosial. Dan pastinya rawan diambil alih oleh pihak yang memiliki paham terlalu ‘kanan’. Salah-salah nanti jadinya malah sebuah distopia
* * *
Baiklah, selamat menjarah — kalau berminat



Kalau tidak salah saya pernah bilang di YM! kalau saya akan menyusul dengan Banner pt. 3 ya ?
Yep. Sudah?
Menunggu waktu yang tepat.
Btw, bannermu tidak pakai scanlines ?
walah bagi bagi banner nih, entar culik ah…
kereeeen
Walah, yang lain udah ngeluncurin 2 album banner, aku masih satu.
gak ada banner blinkers yah ??

Wark-wark-wark… Comot nomer 3….. hehehe…. pokoke Sekularisme!!!
Ama nomer 2 juga ah…hehe….
@ Mihael Ellinsworth
Apa pula itu?
@ danalingga
Kalau berminat, silakan…
@ cK
Siapa? Saya?
@ p4ndu_Y4m4to
So what, mate? So be it — no big deal, it is
@ Fajar
Blink udah mati, tuanku. Terimalah kenyataan… Mereka udah musuhan…
@ Count of Madness
Ohohoho!
*tersadar*
Argh! Lufaaa!
…nanti diupdate
banner baru … yummy …
Tapi ternyata ada yang kelupaan, mbak
ahahaha,, ma telat nih,, baru liat,,
*mikir mikir mau nyolong yang mana*
pamer avatar dari blog temporary
Sayang saya ga bisa masang ginian. KETERBATASAN KECEPATAN
Yang dipisah kan cuma gereja dan negara, jadi mesjid masih boleh disatuin dong?
Btw, Pancasila yang menjadi dasar konstitusi negara kan mengakui adanya Tuhan yang Maha Esa (bisa dibilang paham monoteistik?). Lha, lalu apakah tidak adanya pemisahan (yang tegas) antara Tuhan dengan negara ini bisa dibilang sekuler juga? Meskipun bisa dimentahkan dengan argumen “Tuhan tidak sama dan sebangun dengan agama”, tapi rasanya orang-orang ateis bakal tetap merasa terdiskriminasi ^^; Negara, kalau mau, juga ‘berhak’ menekan mereka…
eh udah di update belon? Soale dah mo nyulik nih.
Frankly Difo, yang ketiga itu gw enggak setuju. Sampai derajat tertentu negara ‘membantu’ mengenforce urusan agama itu bisa diterima. Seperti dalam urusan perdata. Soalnya Hukum Islam itu ada yang berkaitan dengan urusan agama seperti perceraian (amit2), pernikahan, warisan, hibah, wakaf, dsb.
Kalau ada unsur negara yang ikut mengatur urusan seperti itu dalam arti memasukannya ke dalam UU kan jadinya lebih legal aja daripada negara sendiri dan agama sendiri.
@ Rizma
Nggak usah juga nggak apa-apa
@ cK
…
@ Neo Forty-Nine
Nggak ada paksaan, tho?
@ Catshade
Church di sini mewakili semua organisasi agama lah…
Yaa, yang diakui agama ‘kan Tuhan. Kebanyakan atheis ‘kan percaya Tuhan juga, cuma mungkin bukan personal God…
Btw diskriminasi atheis dalam konteks one nation under God itu kalau nggak salah kasusnya Bush, Sr., ya?
@ danalingga
Bisa diculik kapan saja
@ calupict
Yang pasti kepentingan agama jangan sampai mengabrogasi hukum (sekuler) yang berlaku… Dengan batas-batas toleransi tentunya.
Nah, batas2 ini yang mesti jelas. Gw so far masih enjoy dengan batasan yang ada di Indonesia walaupun memusingkan kalau sudah menyangkut pidana pelecehan agama.
Btw, apa ini gara2 skeptisme ke organized religion?
Kalau Indonesia masih mendingan, lah. Yang pasti agama itu sendiri dalam pemerintahan mesti diatur oleh sekularisme. Manifestasinya ya pemerintahan yang sekuler itu.
Kemungkinan besar…
Yaa, tapi sekularismenya itu sendiri jangan sampai bikin para pemeluk agama tidak bisa menjalankan agamanya sendiri. Yang kayak di Perancis itu. Semua hal ada plus minusnya.
Makanya, pakai toleransi…
Bikin banner anti masuk angin fo!
Ya memang, tapi sebenarnya saya pengen masang juga, tapi… ah sudahlah dasar koneski lemot dan mahal………
@ manusiasuper
He? Kenapa? Baru masuk angin, ya?
@ Neo Forty-Nine
Makanya, nggak ada paksaan
Difo,, link yang distopia-nya serem amaatt,,
*masi ngitung yang mana yang mo dicolong*
Ha! Akhirnya ada yang melihatnya! Silakan melihat-lihat, itulah hasil dari ‘negara di bawah agama’ yang digadang-gadangkan selama ini
serreeem!!!! ga maau!!!
tapi udah kejadian sih yaeh iya, laporan,, bannernya udah berhasil diculik dengan selamat! laporan selesai,,
Laporan diterima. Terima kasih.
*Ngomong pake logat kemiliteran*
Lapor, banner nomor 3 sukses dicolong.
Laporan selesai.
Terima kasih
@ Foltaire
IMO, bagusan nggak pake scanlines… lebih clean gitu sih kesannya.
(emangnya kenapa harus ditambahin?)
Entah kenapa, saya suka
dah di culik semua dengan sukses. laporan selesai.
Laporan diterima, terima kasih
Ged, minta banner yang anti Ad-Hominem juga, deh.
Soalnya banyak yang praktek Ad-Hominem di blog saya, terutama di post “Pertempuran 10 November Surabaya on Game”.
Beh, flame kayak gitu mah biasa, tahun lalu di forum Hotgame berserakan mah yang kayak begitu
Tapi kalau mau, ambil saja
Difo, dua banner pertamanya dipajang tempat saya…
*penjarahan telah sukses*
Gracias, gracias…
Sama dengan Hiruta. Saya rampok juga deh bannernya
lapor!! saya juga telah merampoknya –banner anti adhominem–.
laporan selesai!!
@ alex | Agiek
Laporan diterima. Terima kasih.
Ini berapa ya size-nya? *pengen bikin banner juga*
Ya? Dimensi 180×50 piksel, dengan ukuran sekitar belasan KB.
Make More please…